| Berita lainnya |
Sekitar 155 jemaat GKJW wilayah Surabaya Barat terdiri dari jemaat Mojosari, Dlanggu, Wates, Kabupaten Mojokerto serta Jemaat asal Mojowarno, Mutersari, Sukorame, Wungurejo, Kabupaten Jombang, mengikuti kegiatan gereja sejak Sabtu kemarin di Vila Suryo.
Kemudian, sejak Minggu (14/8/2011) pagi tadi, mereka mengikuti kegiatan outbound di wahana wisata Air Terjun Dlundung Trawas menumpang dua truk dan satu mobil pribadi.
Sekitar pukul 13.00 WIB, mereka hendak kembali ke Vila Suryo atau sekitar 200 meter lagi, salah satu kendaraan yang mereka tumpangi yakni truk putih nopol AG 8076 UD, diduga remnya blong dan oleng, hingga terguling sebanyak tiga kali.
Akibatnya, penumpang truk yang berpenumpang sekitar 60 orang, mengalami luka-luka dan sebagian tewas.
"Saya melihat teman saya ada yang terlindas truk," ujar Dewi Lestari (20) salah satu jemaat yang selamat karena menumpang truk warna kuning, kepada detiksurabaya.com, Minggu (14/8/2011).
Dengan kondisi menangis, Dewi menuturkan, dirinya bersama rekan jemaat lain menumpang di bak truk kuning, melihat truk putih yang ditumpangi jemaat lainnya menabrak hingga terguling sebanyak tiga kali.
Beberapa penumpang truk yang terlempar hingga terlindas, membuat jemaat yang menumpang di truk warna kuning berteriak histeris. Apalagi terguling hingga tiga kali.
"Truk yang kami tumpangi langsung berhenti. Kami langsung menghampiri dan menolongny. Ada juga teman saya yang sudah meninggal dunia," ujar Dewi sambil menetaskan air matanya.
Kini sebagian jemaat yang selamat kembali ke tempat penginapannya di vila Suryo. Namun, mereka tidak bisa tenang dan sebagian terharu. Dari pantauan detiksurabaya.com, jemaat GKJW yang sebagian besar kaum muda-mudi ini terlihat menangis dan berpelukan satu sama lainnya setelah melihat kejadian itu.
Ada juga yang terlihat menangis sambil berbicara mengabarkan ke kerabatnya melalui handphone. []
© Detiknews
Masuk: 15 Ags 2011 (01:21 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi