| Berita lainnya |
"Cara terbaik untuk melawan terorisme adalah membagikan Injil," kata Greeson.
Berdebat soal ajaran agama dengan orang-orang Islam hanyalah membuang-buang waktu, kata Greeson, sebab, mereka diajarkan untuk menghafalkan al-Qur'an dalam Bahasa Arab, bukan menganalisanya.
"Bahkan di Pakistan, dimana anak-anak berbicara dengan Bahasa Urdu, anak-anak menghafal al-Qur'an dalam Bahasa Arab. Mereka tidak diperkenankan untuk bertanya pengertiannya. Mereka berkata-kata dengan kata-kata yang terlalu suci bagi mereka. Hanya menghafal," kata Greeson.
Namun, bukan berarti orang-orang Kristen harus menyerah membagikan Injil kepada mereka. Hanya saja, Greeson menganggap bahwa selama ini penginjilan cenderung terfokus pada konversi individual yang tidak efektif. Karena itu, perlu dikembangkan gerakan spiritual yang akan membawa ribuan umat Muslim menjadi pengikut Kristus.
Greeson mengatakan bahwa ia pernah melakukan upaya pendekatan selama dua tahun kepada orang-orang Islam, tetapi usahanya tidak berhasil. Mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah atau bahwa Yesus telah mati dan bangkit kembali. Mereka menolak kewibawaan Alkitab. Jadi, mengutip ayat-ayat Alkitab adalah pekerjaan yang sia-sia.
Dari situ, Greeson berkesimpulan bahwa ia harus menemukan cara untuk berkomunikasi dengan umat Islam dengan cara yang tidak menyebabkan mereka langsung menutup percakapan.
Menurut Greeson, menyapa orang-orang Islam dengan sapaan "assalamu alaikum" adalah permulaan yang baik. Setelah itu mereka dapat dituntun untuk mengenal Yesus. Namun, bukan menggunakan Alkitab, melainkan menggunakan al-Qur'an.
Greeson memperkenalkan Metode Unta. Metode ini diambil dari pemahaman orang-orang Islam yang mengatakan bahwa setiap orang Muslim yang baik mengetahui 99 nama Allah, tetapi hanya unta yang tahu nama yang ke-100. "Kami mengatakan kepada mereka bahwa kami tahu nama yang ke-100 itu, itulah Yesus," kata Greeson.
Metode Unta sama sekali tidak menggunakan ayat-ayat Alkitab, tetapi menggunakan ayat-ayat al-Qur'an untuk memperkenalkan Yesus kepada orang-orang Islam. [bs]
Masuk: 02 Jan 2010 (20:21 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi