| Berita lainnya |
Davis, yang kini berusia 61 tahun itu, telah memesan ruang pertemuan di gedung Our Lady's Social Club di Shaw Heath, Stockport. Ruang pertemuan itu nantinya akan digunakan untuk pertemuan tahunan "Witches Ball" yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Davis berharap akan dihadiri oleh sekitar 150 orang, dimana mereka akan makan malam bersama sambil diiringi dengan sebuah grup musik yang didirikan untuk menghormati grup musik legendaris, Abba.
Namun, ketika ia akan membayar biaya penyewaan ruang pertemuan tersebut, ia mendapat pemberitahuan dari manajer bahwa Keuskupan Shrewsbury, selaku pemilik gedung, telah menolak memberikan izin penggunaan ruang pertemuan tersebut.
"Ini membuat Anda berpikir bahwa masih ada sedikit sikap dari Katolik masa lalu untuk membakar para penyihir," kata Davis.
Davis dulunya bekerja di sebuah perusahaan. Namun, ia berhenti dari pekerjaannya itu untuk mendirikan Crystal Cauldron, dimana akhirnya ia mendapat gelar "Amethyst Selmeselene."
Kelompok ini memiliki toko buku yang juga menjual berbagai pernak-pernik yang unik seperti jam dinding, perhiasan, dan kostum abad pertengahan, yang juga dijual melalui internet.
Selain itu, kelompok ini juga mengorganisir sebuah kelompok anak-anak yang disebut "Little Crystals."
Mereka juga mendukung pusat pemeliharaan kucing lokal, yang ditujukan bagi kepentingan amal.
Pihak keuskupan Shrewsbury sendiri menyatakan bahwa tidak perlu lagi mempertanyakan mengapa mereka tidak mengizinkan kelompok pagan menggunakan fasilitas mereka.
Menurut Rev. John Joyce, gedung yang akan disewa oleh Davis adalah gedung milik keuskupan. Karena itu, harus digunakan dengan maksud-maksud yang sesuai dengan ethos dan ajaran gereja Katolik.
"Dalam hal ini, kami tidak melihat bahwa mereka memenuhi syarat yang kami maksudkan." Kata Joyce. [Tel]
Masuk: 19 Jun 2009 (19:04 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi