| Berita lainnya |
Pertemuan tersebut diadakan guna membahas bagaimana upaya-upaya yang harus dilakukan dalam menyalurkan bantuan-bantuan ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau bantuan.
Dalam pertemuan tersebut disepakati untuk menyediakan bantuan tanggap darurat, yang selanjutnya akan diikuti dengan upaya-upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.
Paroki Hati Kudus Yesus akan bekerja sama dengan PMII Jawa Barat, juga sejumlah pesantren di Tasikmalaya. Mereka juga akan dibantu oleh sejumlah seminari untuk bisa mendistribusikan bantuan-bantuan yang ada di gereja.
Ada empat dusun yang akan menjadi prioritas utama, yaitu Cigalontang, Lembur Situ, Setia Mulya dan Cikalong. Sekitar 300 kilogram beras dan lima kotak mie instan akan diberikan kepada 400 warga di Setia Mulya.
Imam paroki, Pastor Yohanes A Cruce Christiono Hartanto, Pr dan Pastor Stefanus Albertus Herry Nugroho, Pr mengatakan bahwa mereka juga akan menerima bantuan dari lembaga kemanusiaan Katolik Amerika, Catholic Relief Services. Selain itu, bantuan juga akan diterima dari Keuskupan Bandung.
Sebuah pesantren juga telah dihubungi untuk dijadikan tempat pelayanan kesehatan oleh sejumlah dokter yang telah dimintai bantuan oleh pihak paroki.
Berdasarkan data yang diperoleh oleh pihak paroki, dari sekitar 2.500 umat Katolik di parokinya, tidak ada satu pun yang meninggal akibat gempa bumi pada Rabu (2/9) silam. Rumah-rumah mereka juga tidak mengalami kerusakan fatal. Karena itu, bantuan yang terkumpul akan diberikan kepada warga lain yang membutuhkan. [UCAN]
Masuk: 06 Sep 2009 (13:17 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi