| Berita lainnya |
Paroki St. Emeric adalah paroki ke-50 yang ditutup oleh Keuskupan Katolik Cleveland dalam upaya perampingan besar-besaran yang mereka lakukan akibat menurunnya jumlah jemaat, kekurangan imam dan masalah keuangan.
Madeleine Smith, salah satu jemaat yang telah lama menjadi anggota di paroki St. Emeric mengaku menyesalkan penutupan paroki tersebut. Menurutnya, orang tuanya dulu menikah di paroki tersebut sebelum paroki memiliki gedung gereja sendiri.
Namun, keuskupan telah mengambil keputusan itu. Menurut pihak keuskupan, banyak gereja sekarang berada dalam kondisi kritis. Beberapa di antaranya telah digabungkan, sementara banyak juga yang terpaksa ditutup.
Selama bertahun-tahun, keuskupan Katolik Roma telah berusaha mati-matian menjaga keberadaan gereja-gereja kecil. Namun, ketika jumlah jemaat terus menurun, ditambah dengan masalah keuangan serta diperparah dengan merebaknya kasus skandal seks para ulama, membuat keputusan untuk menutup gereja-gereja tersebut terpaksa diambil.
Umumnya paroki-paroki yang ditutup adalah paroki-paroki etnis yang melayani etnis Polandia, Hungaria dan Slovenia. Akibatnya, jemaat-jemaat dari etnis-etnis tersebut mengeluh dan merasa diperlakukan tidak adil oleh keuskupan. [ ]
Masuk: 02 Jul 2010 (16:16 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi