| Berita lainnya |
Surat belasungkawa dikirimkan khusus dari Vatikan itu dibacakan oleh tokoh umat Katolik Romo Benny Susetyo dalam acara tahlilan 7 hari wafatnya Gus Dur, Selasa (5/1/2010).
"Ya Allah Yang Maha Kasih, kami telah kehilangan negarawan yang sangat besar, yang mengajarkan perbedaan. Kau panggil bapak kami Abdurrahman Wahid yang selalu mengajarkan perdamaian. Bangsa ini membutuhkan beliau," ujar Romo Benny Susetyo membacakan surat Paus Benediktus ke XVI.
Selain pembacaan surat dan doa dari Paus, dalam acara peringatan wafatnya Gus Dur tersebut juga dilakukan pembacaan doa dari tokoh agama lintas iman, oleh perwakilan dari umat Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. [cp]
Masuk: 06 Jan 2010 (13:27 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi