| Berita lainnya |
Alasan dipecatnya Redding adalah karena selama tiga tahun, ia mempraktekkan Kekristenan dan Islam secara bersama-sama.
Menurut Redding, ia menjadi Islam setelah menghadiri sebuah pertemuan antar agama pada tiga tahun silam. Dalam pertemuan itu, seorang imam Muslim memperlihatkan tilawat dan meditasi Islam. Ia kemudian terpesona oleh keindahan dan kerendahan hati sang imam di hadapan Allah.
"Ini jauh lebih besar dari keyakinan yang diperlukan untuk berserah kepada Allah dan inilah yang saya butuhkan," katanya. "Ini bukan sekedar sebuah episode, tapi ini sudah menjadi kebulatan hati saya."
Sepuluh hari kemudian, Redding telah mengucapkan kalimat syahadat.
Namun, uniknya, Redding merasa bahwa iman Muslimnya tidaklah bertentangan dengan Kekristenannya serta tugasnya sebagai pelayan gereja.
"Kedua agama mengatakan bahwa hanya ada satu Tuhan," kata Redding, "Sangat jelas bahwa kita membicarakan Tuhan yang sama! Jadi, saya belum berubah secara kesetiaan."
Sementara itu, Benjamin Shabazz, imam di Islamic Center di Seattle, Washington, tempat dimana Redding berdoa, mengatakan bahwa Redding telah membawa suatu hal yang baik bagi kedua tradisi kepercayaan ini.
"Hadir dengan keinginan untuk menjadi serupa dengan Kristus serta meneladani teladan Nabi Muhammad adalah hal yang masuk akal," kata Shabazz.
James Wellman, ketua departemen perbandingan agama di Washington University mengatakan bahwa saat ini merupakan hal yang tidak lazim jika ada orang yang menggabungkan dan mencocok-cocokkan dua kepercayaan. Namun, lebih aneh lagi jika ada pelayan yang mengaku memiliki dua agama.
"Jika ditahbiskan sebagai seorang pelayan Kristen, Anda harus bersumpah setia kepada Yesus. Sulit bagi saya untuk memahami bagaimana seorang pelayan Kristen bisa memiliki kesetiaan ganda," kata Wellman.
Redding mengakui adanya perbedaan teologis antara Kristen dan Islam. Namun, baginya kedua agama ini dapat saling menerangi satu dengan yang lainnya.
"Ketika saya mengucapkan syahadat, saya berkata bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Tidak ada pernyataan di dalamnya yang menyangkal sesuatu pun dari iman Kristen saya," kata Redding.
Meskipun telah dipecat dari Gereja Episkopal, tetapi Redding enggan untuk meninggalkan kekristenan. Di saat yang sama, ia juga mengaku bahwa ia adalah seorang Muslim yang rindu untuk melakukan perjalanan haji ke Mekkah. [CNN]
Masuk: 03 Apr 2009 (16:27 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi