| Berita lainnya |
Dalam aksi protesnya, umat Kristen Koptik memblokade jalan dekat kantor gubernur, tak jauh dari Giza, tempat gereja mereka dibangun. Koran-koran Mesir melaporkan bahwa mereka marah karena otoritas setempat menghentikan pembangunan gereja karena dianggap tidak memiliki izin. Tetapi alasan itu dibantah. Untuk pembangunan tersebut,mereka sudah mengantongi izin dan sedang melanjutkan pembangunan namun mereka malah dilarang memasuki area pembangunan.
Dilaporkan satu orang tewas dan puluhan orang lainnya cedera dalam kerusuhan karena penghentian pembangunan gereja di Giza, barat ibukota Mesir, Kairo ini. Untungnya kerusuhan ini tidak terjadi berkepanjangan lagi. Satu orang yang tewas itu adalah seorang demonstran muda. Selebihnya, polisi menahan sekitar 70 orang. Sementara korban-korban yang terluka terdiri dari para demonstran Kristen muda dan polisi anti huru-hara.
Jumlah umat Kristen di Mesir mencapai 10 persen dari populasi 79 juta orang. Mereka seringkali merasa diperlakukan tidak adil di negara yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam tersebut. Hubungan antara pemimpin umat Kristen dan Muslim sesungguhnya di Mesir tak ada masalah, tetapi ketegangan di kalangan antar umat beragama kerap menyulut tindak kriminal dan kekerasan. []
© Jawaban
Masuk: 25 Nov 2010 (23:58 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi