| Berita lainnya |
Pendeta Jackson dalam wawancara dengan televisi AS Fox News mengatakan tentang Obama: “Saya ingin mengebiri dia”, tanpa mengetahui bahwa komentarnya itu tersiar oleh mikrofon yang sedang aktif.
Jackson mengatakan dia menilai Obama “merendahkan orang kulit hitam”.
Pendeta itu mengatakan dia “sangat menyesal” dan dia memberi dukungan yang “dalam dan luas” bagi kampanye Obama.
Jackson adalah tokoh pembela hak sipil terkenal dan gagal dalam upanya untuk mencalonkan diri sebagai kandidat pemilihan presiden dari Partai Demokrat pada tahun 1984.
‘Muatan moral’
Pendeta Jackson sedang berbicara kepada seorang tamu sebelum diwawancara oleh Fox yang disiarkan langsung pada hari Minggu di Chicago ketika dia mengeluarkan komentarnya itu.
Dia sedang membicarakan pidato Obama tentang moralitas yang dia sampaikan di beberapa gereja warga kulit hitam.
Jackson mengatakan menurut pendapatnya ada banyak masalah lain yang dihadapi masyakat kulit hitam di Amerika, seperti pengangguran dan kejahatan.
Pendeta itu menambahkan: “Barack merendahkan orang kulit hitam dalam hal ini… Saya ingin mengebiri dia… Barack… dia merendahkan orang kulit hitam.”
Jackson mengatakan dia sudah berbicara kepada kubu Obama untuk memintah maaf.
“Dukungan saya bagi kampanye Senator Obama luas, dalam dan tanpa ragu-ragu.”
Dia mengatakan dia berusaha mengimbau Obama bahwa “muatan moral dari pesannya itu tidak hanya mencakup tanggungjawab pribadi dan moral kalangan pria kulit hitam, tetapi untuk menangani tanggungjawab moral pemerintah dan kebijakan pemerintah.”
Juru bicara kubu Obama, Bill Burton, mengatakan Senator Obama akan “terus berbicara tentang tanggungjawab kepada diri sendiri dan orang lain, dan tentu saja dia menerima permintaan maaf pendeta Jackson”.
Selama masa kampanyenya, Obama berseteru dengan beberapa pendeta.
Pada bulai Mei dia mengatakan “sangat kecewa” dengan misa oleh Pendeta Michael Pfleger, yang Senator Hillary Clonton merasa “berhak” mengalahkan Obama karena dia berkulit putih.
Sebelumnya, Obama mengecam klaim oleh Pendeta Jeremiah Wright, yang meresmikan pernikahannya dan membaptis putri-putrinya, bahwa serangan 11 September adalah contoh “kesalahan yang dilakukan Amerika di masa lalu kini menimbulkan masalah”. [bbc]
Masuk: 10 Jul 2008 (17:46 UTC+07)









Komentar Pembaca
Rekomendasi