| Berita lainnya |
Pernyataan dari Roberts Ministry atas meninggalnya Oral Roberts disampaikan oleh anaknya, Richard dan Roberta. Sementara ini rencana pemakaman belum dibuat.
"Saya turut berdukacita atas meninggalnya sahabat yang saya kasihi, Oral Roberts," demikian diungkapkan oleh pendiri CBN Pat Robertson setelah mendengar kabar meninggalnya Roberts. "Dia adalah seorang perintis pelayanan kesembuhan dan pendidikan Kristen. Dia telah menginspirasi generasi muda untuk mengikuti jejaknya dalam pelayanan karismatik. Kami sudah berteman lebih dari 50 tahun dan saya pasti akan merindukannya."
Richard Roberts menyebut ayahnya "Hamba Tuhan terbesar yang pernah dia tahu."
"Seorang rasul zaman modern dalam pelayanan kesembuhan, seorang penulis buku, pendidik, penginjil, nabi, inovator," ungkapnya dalam peryataan hari Selasa. "Dia hanya seseorang dari generasinya yang membangun pelayanan di seluruh dunia, sebuah sekolah yang diakui dan sebuah sekolah kedokteran."
Pada awal pelayanannya, Roberts berdoa untuk ribuan orang di tenda KKR Mingguan. Pada tahun 1954, beliau mengubah wajah pelayanan penginjilan dengan membawa kamera dalam setiap ibadah.
Baru-baru ini, Roberts hadir dalam pelantikan presiden ketiga Oral Roberts University, Mark Rutland. Rutlang mengantikan anak Robert, Richard yang sedang menghadapi tuduhan penyalahgunaan keuangan.
Universitas ini pulih dan keluar dari hutang, berkat sumbangan jutaan dolar AS dari Green Family, pemilik jaringan ritel Hobby Lobby.
Oral Roberts tinggal bersama anak laki-lakinya, Richard, anak perempuannya, Roberta, di Tulsa, dengan 12 cucu dan memiliki sejumlah besar cicit. [jwb]
Masuk: 17 Des 2009 (15:43 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi