| Berita lainnya |
Gingrich yang kini menjadi penulis dan komentator politik dari American Solution menyebut kebijakan Obama ini sebagai "perang melawan gereja dan amal."
Ia menuduh Obama "sengaja" memotong amal dari orang-orang sukses, sehingga mereka tidak akan memberikan sumbangan yang lebih banyak ke gereja ataupun badan-badan amal.
"Saya kira ini menunjukkan adanya keinginan untuk menggantikan gereja dengan birokrasi dan menggantikan hak rakyat untuk beribadah dengan sistem dominasi pemerintah," tambah Gingrich.
"Ini adalah program yang paling agresif, militan dan sekuler yang pernah saya tahu," kata Gingrich.
Untuk itu, Gingrich mengingatkan agar warga Amerika menyadari apa yang sedang dilakukan oleh pemerintahan Obama. Ia mengatakan bahwa Obama sedang membangun Amerika yang berbeda secara radikal dengan Amerika yang dibangun oleh para pelopor bangsa, ketika mereka pertama kali mendarat di Cape Henry pada tahun 1607, yaitu ketika mereka mengangkat salib dan berterima kasih kepada Tuhan karena telah mengizinkan mereka menyeberangi Samudera Atlantik.
Gingrich mengatakan bahwa orang sering melupakan apa yang para pelopor bangsa itu lakukan pertama kali ketika tiba di daratan Amerika. Mereka bersyukur kepada Tuhan atas hidup dan keselamatan mereka, baru kemudian mereka pergi ke Jamestown untuk mencari koloni. [ONN]
Masuk: 03 Apr 2009 (15:38 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi