| Berita lainnya |
Menurut survei Barna, perempuan yang hadir dalam ibadah di gereja dan sekolah minggu berkurang, demikian jumlah perempuan yang membaca Alkitab dan yang mengaku betapa pentingnya iman mereka.
Banyak perempuan mengalami penurunan dalam memandang TUHAN sebagai Pencipta dan Pengatur alam semesta. Mereka juga memandang bahwa iblis bukanlah pribadi yang nyata, melainkan hanyalah simbol dari kejahatan.
Sebelumnya banyak orang berpandangan bahwa kaum perempuan lebih religius dibanding kaum laki-laki. Namun, Barna mengatakan bahwa pada saat sekarang tidak lagi ada gap gender dalam hal pandangan keagamaan.
Barna melaporkan bahwa dalam dua dekade terakhir, ketika puluhan juga rakyat Amerika bergulat dengan iman mereka, justru kaum perempuanlah yang mengalami redefinisi iman secara radikal dibanding kaum laki-laki.
Uniknya, dalam hal membaca Alkitab, jumlah laki-laki yang membaca Alkitab mengalami peningkatan menjadi 41 persen, sementara kaum perempuan mengalami penurunan 10 persen menjadi 40 persen.
Jumlah laki-laki yang tidak hadir dalam ibadah di gereja menurun 6 persen, sedangkan perempuan menurun 11 persen. []
© Chistian Post
Masuk: 05 Ags 2011 (23:00 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi