| Berita lainnya |
Pembakaran itu dibenarkan oleh Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Dewa Parsana di Palu, Sabtu (17/9). "Sekarang sudah dipadamkan," kata Parsana. Menurut Kapolda, pembakaran gereja itu diduga dilakukan tiga orang menggunakan bensin.
Dugaan ini diperkuat temuan jerigen berisi sisa bensin yang ikut terbakar bersama pintu gereja. Ia menduga, aksi itu dilakukan oleh oknum yang ingin mencari perhatian di Sulteng dengan melakukan cara-cara kotor.
Kapolda menyebutkan, insiden pembakaran gereja merupakan yang kedua kalinya dalam kurun sepekan terakhir. Sebelumnya, pembakaran gereja di tempat yang sama terjadi 12 September 2011.
Kasus pembakaran gereja itu sudah ditangani polisi. "Pelakunya masih diselidiki dan mudah-mudahan bisa segera tertangkap," kata Parsana. Kapolda menyayangkan aksi pelemparan dan pembakaran tersebut. Ia meminta warga tidak terprovokasi. []
© MetroTv
Masuk: 19 Sep 2011 (00:41 UTC+07)









Komentar Pembaca
Rekomendasi