| Berita lainnya |
Saat ini Bible Society disana menyerukan dengan mendesak doa dari komunitas Kristiani internasional.
Mahasiswa dilaporkan akan pergi dari pintu ke pintu untuk mengumpulkan Alkitab untuk dibakar di sebuah wilayah padat penduduk yang umumnya kaum Yahudi. Sebuah surat kabar Israel menerbitkan sebuah artikel yang mengungkapkan bahwa Deputi Mayor sebagai organisasi utama yang mengorganisir peristiwa tersebut.
Victor Kalisher, direktur Bible Society di Israel, mengatakan bahwa baru-baru ini di sana semakin meningkat perlawanan terhadap Yahudi Mesianis (Kristiani Yahudi) dan pelayanan Bible Society.
Meskipun demikian, dalam waktu yang sama hal tersebut sekaligus telah memicu sebuah peningkatan minat terhadap Alkitab Perjanjian Baru. Sekitar 4.000 Alkitab telah didistribusikan dalam sebuah festival New Age yang diadakan selama Pesta Hari raya Kurban, jelasnya.
"Banyak orang sedang mencari kebenaran dan mempunyai perhatian yang sangat dalam membaca Alkitab Perjanjain Baru dan mempelajari tentang Mesias," kata Mr Kalisher. "Tolong berdoa agar masih ada pintu yang terbuka bagi kami untuk membawa Firman Tuhan. Berdoa agar Tuhan bekerja dalam hati orang-orang yang telah menerima Firman-dan untuk mereka yang menentangnya."
Dalam sebuah laporan di The Jerusalem Post, Deputy Mayor Or Yeshuda mengatakan pembakaran yang dilakuakn "sangat disesalkan" dan "di luar perkiraan."
Dia juga mendesak untuk waspada dan mengatakan, "Kita perlu berhati-hati dan bijaksana meminta perlindungan Tuhan saat melayani berdasarkan kehendak-Nya dan kemuliaan-Nya." [krp]
Masuk: 11 Jun 2008 (18:15 UTC+07)









Komentar Pembaca
Rekomendasi