| Berita lainnya |
Dalam khotbahnya, umat Kristiani yang ada di daerah ini diminta untuk kembali kepada Yesus Kristus yang adalah Raja di atas segala raja, sumber berkat dan yang akan menentukan layak atau tidaknya manusia untuk duduk bersamaNya di Kerajaan Surga pada akhir kehidupan.
“Sebagai umat manusia, terlalu banyak orang Kristen yang jatuh ke dalam dosa diakibatkan hidup semaunya sendiri tanpa mau mem-perhatikan keadaan sesama di sekitarnya. Satu hal yang harus kita sadari bahwa dosa itu tidak akan pernah beru-bah sampai kapan pun. Politik, ideologi, birokrasi dan berbagai hal lainnya bisa berubah, tetapi tidak dengan dosa ini,” tuturnya.
Menurutnya, dosa memang manis, enak, indah untuk dilakukan tanpa disadari. Karena itu dosa merupakan suatu hal yang sangat ber-bahaya yang mengandung racun yang mematikan bagi siapa saja yang melanggarnya.
“Entah dia itu siapa, baik orang yang paling penting atau pun tidak, jika berbuat dosa maka akan jatuh pada akhirnya ke dalam neraka yang sudah menantinya. Kita harus menjadi orang yang mengenal Yesus dan mengikuti segala amanat dan perintah-Nya jika tidak ingin jatuh ke dalam dosa,” tandasnya. [Kom]
Masuk: 13 Nov 2009 (18:25 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi