| Berita lainnya |
“Polisi sudah kena tuh, digebukin massa dari preman,” ujar Ketua Forum Komunikasi Muslim Kampung Pulo, Risman Hadi kepada detikcom, Sabtu (26/7/2008).
Risman tidak menjelaskan separah apa polisi yang dihajar massa tersebut. Saat detikcom mencoba menanyakan ke Risman, ponsel Risman terjatuh di tanah. Dia pun tak bisa dihubungi lagi.
Padahal pada pukul 20.00 WIB tadi, lokasi Kampus SETIA sudah kondusif. Para mahasiswi tampak duduk-duduk di sekitar asrama. Sementara warga juga tampak asyik mengobrol dengan warga lainnya.
Petugas keamanan tampak berjaga-jaga di sekitar asrama dan Kampus SETIA. Mereka juga tampak ngobrol dengan rekan yang lain. Beberapa juga terlihat menikmati hidangan kecil yang dijual oleh warga sekitar.
Tapi, saat ini kondisi berbalik 360 derajat. Suasana kembali mencekam meski polisi telah mengamankan kawasan tersebut.
Humas Kampus SETIA: Warga Diprovokasi di Masjid
Bentrokan antarwarga dan pihak Kampus SETIA terus berlangsung. Pihak kampus menuding, massa diprovokasi di masjid dekat kampus untuk melakukan penyerangan terhadap Kampus tersebut.
“Mereka tadi dikumpulkan di masjid, diprovokasi untuk menyerang kampus,” ujar humas Kampus SETIA Senny Manafe kepada detikcom, Sabtu (26/7/2008).
Senny mengatakan, pihaknya tidak memulai aksi brutal ini. Namun hal senada juga disampaikan warga. Menurut warga, saat berkumpul di masjid, mereka tidak berencana melakukan penyerangan, namun rapat untuk mempersiapkan acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad.
“Kita hanya rapat untuk persiapan Isra Mi’raj kok,” ujar Ketua Forum Komunikasi Muslim Kampung Pulo Risman Hadi. [dtk]
Masuk: 27 Jul 2008 (12:56 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi