| Berita lainnya |
Tempat miqwe itu ditemukan di Terowongan Tembok Barat, yang telah menjadi pusat penggalian arkeologis oleh Otoritas Benda-benda Purbakala Israel. Penggalian ini didanai oleh Western Wall Heritage Foundation.
Letak persisnya adalah 30 meter dari pintu masuk terowongan. Terdapat 11 anak tangga menuju ke tempat miqwe ini, yang berkedalaman 8 meter dari lantai.
Ada banyak tempat pelaksanaan ritual miqwe di Yerusalem pada masa lampau. Penemuan kali ini adalah penemuan tempat miqwe yang ketiga.
Tempat miqwe ini dibangun dengan struktur bebatuan yang lebih lembut serta memiliki gaya arsitektur dan dekorasi berkualitas tinggi. Tempat ini memiliki kemiripan dengan struktur-struktur bangunan lain yang dibangun oleh Raja Herodes, seperti Temple Mount, Gua Makhpela dan satu bangunan di Elone Mamre.
Ritual miqwe atau miqwa sendiri adalah ritual penting dalam tradisi Yahudi. Dalam Tanakh (Perjanjian Lama), ritual ini sering disebut ritual pentahiran, dimana orang-orang yang mengalami kenajisan ditahirkan dengan ritual ini, termasuk perempuan yang baru selesai datang bulan dan orang-orang yang baru bersentuhan dengan mayat.
Bagi kekristenan, ritual miqwe merupakan cikal bakal ritual pembaptisan. Dalam Perjanjian Baru diceritakan bagaimana Yohanes Pembaptis melakukan ritual miqwe di Sungai Yordan. Salah satu yang menjalani ritual miqwe Yohanes Pembaptis adalah Yesus Kristus.
Di kalangan Yahudi, ritual miqwe juga dilakukan bagi orang-orang yang baru menjadi Yahudi. Inilah yang diwariskan dalam tradisi baptisan Kristen.
Sementara, di kalangan Islam, ritual miqwe Yahudi yang diwariskan adalah ritual pembasuhan sebelum memasuki masjid. Orang-orang Islam menyebutnya wuduh. [AS]
Masuk: 25 Sep 2009 (14:55 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi