| Berita lainnya |
Menurut juru bicara Seton Hall University, Holly Wojcik, Bapa Jaki, sapaan akrab beliau, meninggal pada usia 84 tahun akibat komplikasi setelah terkena serangan jantung.
Bapa Jaki adalah seorang imam Benedictine. Ia adalah profesor fisika di Seton Hall University.
Ia mendapatkan gelar doktor dalam bidang fisika dan teologi. Selama masa hidupnya, ia telah menulis lebih dari 40 buku termasuk studi tentang pemikiran keagamaan GK Chesterton, karya-karya fisikawan dan sejarahwan Perancis, Duhem Pierre, serta kehidupan Kardinal John Henry Newman, seorang Anglikan yang menjadi Katolik pada abad ke-19.
Beberapa karya Bapa Jaki yang cukup terkenal adalah "The Relevance of Physics" (1966) dan "Science and Creation" (1974), dimana Bapa Jaki menguraikan mengenai kekristenan dan hubungannya dengan perkembangan sains.
Bapa Jaki juga banyak mengeksplorasi hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama. Ia percaya bahwa keduanya saling memperkuat. Akibat pemikirannya itu, ia menerima Templeton Prize pada tahun 1987.
Bapa Jaki dilahirkan di Gyor, Hungaria, pada 17 Agustus 1924 dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1948.
Tahun 1950 ia menerima gelar doktor dari Pontifical Institute of San Anselmo, Roma. Ia kemudian berangkat di Amerika Serokat dan mengajar di sebuah sekolah di Pennsylvania.
Ketika mengalami gangguan amandel, ia berhenti mengajar dan mendaftar dalam program pasca sarjana fisika di Fordham University, dimana ia belajar dari penerima hadiah Nobel Fisika, Victor F. Hess, penemu sinar kosmik. Tahun 1957, ia menerima gelar doktor. [NYT]
Masuk: 14 Apr 2009 (12:49 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi