| Berita lainnya |
Dr. Koyama selama ini aktif mengajar di Union Theological Seminary, Manhattan. Ia giat memperkenalkan metode-metode misi dan pengenalan Kristus dalam konteks budaya Asia.
Bukunya berjudul Water Buffalo Theology yang diterbitkan pada tahun 1974 dianggap sebagai buku pertama yang melakukan penerapan teologi dalam konteks Asia. Demikian dikemukakan oleh Donald Shriver, presiden emeritus Union Theological Seminary.
Dr. Koyama membuat bukunya menggunakan bahasa puitis, bukan akademik. Sebagai misionaris di Thailand wilayah utara. Dr. Koyama menuliskan bukunya tersebut terinspirasi dari bunyi katak di saat para petani bekerja bersama-sama dengan kerbau mereka di sawah.
Buku lain dari Dr. Koyama adalah Mount Fuji and Mount Sinai: A Pilgrimage in Theology (1984) dan Three Mile an Hour God (1980). Kedua buku ini merefleksikan pemikirannya tentang Tuhan dalam suatu perjalanannya.
Dr. Koyama sangat berpengaruh dalam semangat ekumenisme. Ia berkali-kali diundang dalam konferensi-konferensi di seluruh dunia dan mengajar tentang Buddhisme, Konfusianisme, Hinduisme, Islam dan Yudaisme.
Dr. Koyama lahir pada 10 Desember 1929 di Tokyo, Jepang. Ia dibaptis menjadi Kristen pada umur 15 tahun. Setahun kemudian Amerika membom Tokyo. Namun, ia belajar untuk mengasihi siapapun termasuk orang-orang Amerika.
Tahun 1952 ia lulus dari Tokyo Union Theological Seminary dan memperoleh gelar sarjana muda dari Drew University pada tahun 1954. Tahun 1959 ia memperoleh gelar doktor dari Princeton Theological Seminary.
Ia diutus sebagai tenaga misi ke Thailand oleh United Church of Christ, Jepang. Tahun 1968 ia pindah ke Singapura dan menjadi dekan di South East Asia Graduate School of Theology sekaligus menjadi editor The South East Asia Journal of Theology.
Pada suatu kesempatan, ketika ditanya mengenai kematian, Dr. Koyama menjawabnya dengan cerita ketika Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya. Menurutnya, Yesus akan melakukan hal yang sama terhadap orang lain yang telah berjuang sebagai saksi-saksi-Nya. Kepada mereka, Yesus akan "melihat ke dalam mata dan hari kita, Yesus akan berkata, 'Perjalananmu pastilah melelahkan. Kamu tentu lelah dan kotor. Marilah, Aku akan membasuh kakimu. Perjamuan sudah disiapkan.'" [NYT]
Masuk: 02 Apr 2009 (12:58 UTC+07) | edit terakhir: 03 Apr 2009 (16:02 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi