| Berita lainnya |
Sebagaimana dilansir Dailymail Senin (20/9), Terry Jones tak kuasa membayar tagihan 100 ribu poundsterling untuk membayar jasa keamanan polisi. Tagihan itu untuk membayar jasa pengamanan lebih dari 200 polisi, termasuk anggota Tim SWAT yang mengawasi Jones di luar Gereja Florida. Selain itu, Jones juga diminta membayar sebesar 50 ribu poundsterling atas jasa kepolisian yang menjaganya 24 jam.
Hebatnya lagi, Jones tak berniat membayar tagihan itu. "Jika kami tahu bakal seperti ini, kami akan menolak untuk diberikan perlindungan pengamanan," ujar Jones.
Jones bukan hanya tak mau membayar. Tetapi, penggagas pembakar al-Qur'an yang menyulut kemarahan umat beragama di seluruh dunia itu juga tak bakal bisa membayar. Sebab, sebagai pastor di kota gereja kecil di Gainesville yang hanya memiliki jemaat berjumlah 40 orang. Dengan jumlah itu, tentu sangat sedikit pemasukan yang bisa didapatkannya.
Beredar kabar, Jones berencana menjual gereja dan pindah ke tempat yang lebih besar. []
© Reformata
Masuk: 28 Sep 2010 (14:43 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi