| Berita lainnya |
Breivik diduga merupakan pelaku pengeboman di Oslo, Norwegia, serta penembakan brutal di pulau Utoya, yang menelan korban jiwa sedikitnya 92 orang. Meski demikian, pihak kepolisian masih meragukan jika kedua aksi teror tersebut hanya dilakukan oleh satu orang.
Sejumlah saksi mata mengatakan bahwa pelaku penembakan tersebut adalah seorang pria Norwegia berbadan tinggi, rambut pirang, mata biru serta mengenakan seragam polisi.
Beberapa waktu lalu, seseorang yang mengaku sebagai Breivik telah membuat akun di situs jejaring sosial Facebook dan Twitter. Di Facebook, ia mengaku sebagai seorang fundamentalis Kristen dan memiliki pandangan politik yang konservatif. Ia memiliki hobi berburu, bina raga dan pengikut freemason.
Berdasarkan tulisan-tulisannya di laman Facebook tersebut, kepala polisi Svinung Sponheim menduga bahwa Breivik berasal dari kelompok sayap kanan yang memiliki pandangan anti-Islam.
Menurut pejabat kepolisian, Breivik pernah bertugas di militer Norwegia dan tidak pernah memiliki catatan kriminal.
Breivik kerap mengkritik kebijakan Eropa dalam mengakomodasi keberagaman budaya. Menurutnya, banyak pemuda Muslim Inggris telah menjadi radikal.
"Menurut dua studi, 13 persen pemuda Muslim Inggris berusia antara 15 dan 25 tahun mendukung ideologi al-Qaidah," tulis Breivik dalam akun Facebook-nya.
Dalam salah satu tulisannya di Twitter, Breivik mengutip perkataan John Stuart Mill, seorang filsuf Inggris, yang mengatakan, "Satu orang dengan satu keyakinan sama dengan satu kekuatan 100.000 orang yang hanya memiliki kepentingan-kepentingan." []
Masuk: 24 Jul 2011 (22:31 UTC+07) | edit terakhir: 24 Jul 2011 (22:34 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi