| Berita lainnya |
Mereka diserang pada pagi hari hari Minggu 8 Agustus saat mereka melakukan ibadat. Masa yang jumlahnya melampaui jumlah personel keamanan itu menyerobot masuk dan menyerang jemaat.
Ini merupakan serangan kelima kali dalam beberapa bulan terakhir. Menurut kelompok Muslim radikal yang melakukan penyerangan, hal ini mereka lakukan karena tidak memiliki ijin untuk melakukan peribadatan.
"Kami mengunjungi mereka untuk memberi dukungan dan menguatkan iman mereka," kata Uskup Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC, yang juga menjabat sebagai ketua Komisi Ekumene dan Dialog Antaragama KWI.
Turut mendampaingi Uskup Mandagi antara lain Hasyim Muzadi, mantan ketua Nahdlatul Ulama, dan Pendeta Andreas A. Yewangoe, ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI).
Pemimpin HKBP Pondok Timur, Pendeta Luspida Simanjuntak, mengatakan mereka akan terus melakukan ibadat hari Minggu di lokasi yang sama karena mereka sudah beribadat di tempat ini selama lebih dari 20 tahun.
Dia juga meminta pemerintah untuk memberi perlindungan selama ibadat. []
© Cath News
Masuk: 13 Ags 2010 (22:34 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi