| Berita lainnya |
Seperti diberitakan Ahlul Bayt News Agency, Selasa, (17/8), Pembukuan doa dalam bentuk booklet tersebut juga dimasukan informasi tentang Islam dan bagaimana seorang muslim berdoa. Booklet itu kemudian tersebar di 20 kota di Korea Selatan termasuk Seoul dan Busan.
Secara resmi, booklet dicetak dalam bahasa inggris dan dipublikasikan oleh organisasi internasional yang bernama 30-Days of Prayer Network. Booklet setebal 52 halaman ini diterjemahkan ke dalam 42 bahasa berbeda. Sebagai informasi, gerakan solidaritas ini telah berlangsung di Korea Selatan semenjak tahun 1993. Ratusan warga protestan Korea ambil bagian dari aksi solidaritas ini. []
© Republika
Masuk: 17 Ags 2010 (19:57 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi