| Berita lainnya |
Menurut Menteri Imigrasi Prancis, Eric Besson, negara tersebut telah menawarkan perlindungan suaka bagi 150 warga Kristen Irak yang menjadi korban dalam serangan kelompok Negara Islam Irak terhadap Gereja Katolik Assyria, Baghdad, bahkan menurut Besson, pemerintah akan mencarikan pekerjaan bagi para korban. Mereka juga akan mendapatkan perlindungan kesehatan serta fasilitas visa tinggal dalam waktu yang lama, yang diberi kemudahan untuk diperpanjang oleh Kedutaan Prancis.
Uskup Agung Gereja Ortodoks Syria di Inggris, Athanasios Dawood, telah menyerukan kepada warga Kristen di Irak untuk segera meninggalkan negara itu sebelum mereka dibantai habis oleh kelompok-kelompok Islam garis keras.
"Saya katakan dengan jelas dan sekarang -- warga Kristen harus segera meninggalkan tanah leluhur yang mereka cintai dan menghindari upaya pembersihan etnis," kata Dawood dalam sebuah wawancara dengan CNN. "Ini lebih baik daripada mereka nantinya dibunuh satu demi satu."
© Berbagai sumber
Masuk: 13 Nov 2010 (02:13 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi