| Berita lainnya |
Para pembuat petisi adalah John Christopher dari Kalifornia, bersama dengan Nina dan Kevin Ayres, sepasang suami-istri dari Inggris. Mereka mengidentifikasi diri mereka sebagai Kristiani.
Landasan pengajuan petisi mereka adalah dokumen yang menyatakan bahwa kakek mereka adalah Yahudi. Dalam petisi itu, mereka menuntut agar mereka diizinkan untuk melakukan ziarah atau aliyah ke Israel.
Berdasarkan Law of Return yang berlaku di Israel, orang-orang Yahudi dan pasangan mereka memiliki hak untuk mendapatkan kewarganegaraan Israel. Namun, hak itu tidak berlaku bagi orang-orang Yahudi yang telah berpindah agama.
Christoper dan pasangan Ayres merasa diri mereka tidak pernah berpindah agama, sehingga mereka memiliki hak untuk menjadi warga negara Israel. Namun, banyak organisasi Yahudi maupun orang-orang Yahudi di Israel yang menentang keras keberadaan Yahudi Mesianik. Mereka menganggap Yahudi Mesianik sebagai kaum proselit. [haaretz]
Masuk: 23 Mei 2009 (13:10 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi