• Situs ini telah dibuka sebanyak 2.964.195 kali
• OS Anda: Tidak Dikenal
• Browser Anda: Tidak Dikenal
• IP Anda: 38.107.179.220
• Ini adalah kunjungan Anda ke 41
• Unique visitors:
lebih
ditail
@Della: Sheol (שׁאול/שׁאל) dan Hades (αδης) itu sebenarnya bukan neraka, melainkan "dunia orang mati" (sebagaimana terjemahan LAI. Di sheol atau hades ini dikumpulkan orang-orang yang sudah mati, baik orang-orang baik (misalnya Kej. 37:35) maupun orang-orang jahat (Bil. 16:30).
Perbedaan antara keduanya adalah: Sheol itu Bahasa Ibrani, Hades itu Bahasa Yunani. Sheol digunakan dalam Perjanjian Lama (misalnya dalam Kej. 37:35), sedangkan Hades dalam Perjanjian Baru (misalnya dalam Mat. 11:23).
Sedangkan istilah Gehenna diambil dari Bahasa Yunani: γεεννα (geenna). Istilah ini hanya digunakan dalam Perjanjian Baru (misalnya dalam Mat. 5:22, 29; 23:15; Mrk. 9:45, 47; dan Yak. 3:6).
Kata Gehenna sebenarnya berasal dari Bahasa Ibrani: גי־הנם (Ge-Hinnom), yang arti harafiahnya adalah "Lembah Hinom" (lihat Yos. 15:8). Lembah Hinom ini terletak tidak jauh dari Yerusalem.
Pada zaman raja-raja dan nabi-nabi, Lembah Hinom ini menjadi pusat ritual pembakaran anak-anak yang dipersembahkan kepada dewa Molokh (lihat 2Raj. 23:10; 2Taw. 28:3; Yer. 7:31, 32).
Para penulis Yahudi menulis tentang lembah ini, "ada suatu tempat terkenal, dekat Yerusalem, sebuah lembah, dimana apinya tak pernah padam; di sanalah mereka membakar tulang-belulang orang-orang yang najis, bangkai-bangkai dan segala sesuatu yang mencemarkan."
Karena itulah, pada zaman Yesus, lembah itu disebut sebagai "lembah neraka."
Kalau begitu neraka hanyalah imajinasi saja. Jangan2 Yesus hanya menggunakan bahasa metafora yg sebenarnya Dia mau mengatakan bahwa neraka itu adalah dunia ini
betul itu, salah satunya neraka ada didalam dunia ini. sebab tempat kediaman Allah dan orang-orang kudus dan umat pilihannya disana tidak ada ratap tangis, kesengsaraan dan kematiaan lagi. disana hanya ada kasih, damai sejahtera dan sukacita. gbu