• Situs ini telah dibuka sebanyak 2.964.216 kali
• OS Anda: Tidak Dikenal
• Browser Anda: Tidak Dikenal
• IP Anda: 38.107.179.222
• Ini adalah kunjungan Anda ke 43
• Unique visitors:
lebih
ditail
Kebetulan Saya punya tulisan ringan soal Lucifer yang digunakan untuk menjawab salah satu posting di salah satu milis Kristen, berikut Saya kutipkan:
Dalam Bahasa Latin, Lucifer berasal dari kata lucis artinya "terang atau sinar atau cahaya" dan ferre artinya "membawa"
Jadi, Lucifer artinya "pembawa terang" atau "pembawa sinar" atau "pembawa cahaya" Sang Bintang Pagi yang juga disebut Bintang Timur.
Kenapa kita berpandangan bahwa Lucifer itu adalah setan???
Lagi-lagi dogma yang harus diluruskan! Menurutku sih Lucifer bukan malaikat yang menjadi setan, tapi manusia yang membuat Lucifer jadi setan heheee
Ini hasil "olahan" para teolog Kristen mula-mula yang berangkat dari legenda Yahudi tentang Samael, sang pemimpin malaikat, yang kemudian disebut "Malaikat Maut" Menurut legenda Yahudi, Samael dulunya adalah pemimpin Langit Kelima yang memiliki dua juta anak buah, semuanya malaikat. Ia tinggal di Langit Ketujuh dan dia termasuk dalam tujuh pengawas dunia.
Dalam legenda Yahudi tentang Adam dan Hawa diceritakan bahwa ada malaikat penghianat yang menggoda Hawa. Nama malaikat itu adalah Gadreel, tapi menurut sebagian penafsir Yahudi, Gadreel adalah Samael. Kata "lucifer" dipake untuk menerjemahkan kata "Bintang Timur" (Ibrani: helel) dalam Yes. 14:12 di dalam Alkitab Vulgata (Bahasa Latin).
Tapi sebenarnya bukan hanya di Yes. 14:12 terdapat kata "lucifer" dalam Vulgata Dalam 2Petrus 1:19 juga terdapat kata "lucifer"
2Petrus 1:19 versi Vulgata: "et habemus firmiorem propheticum sermonem cui bene facitis adtendentes quasi lucernae lucenti in caliginoso loco donec dies inlucescat et lucifer oriatur in cordibus vestris"
[TB-LAI: "Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu."]
Juga di Ayub 11:17 "et quasi meridianus fulgor consurget tibi ad vesperam et cum te consumptum putaveris orieris ut lucifer"
[TB-LAI: "Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari"]
Lihat dua ayat itu, kata "lucifer" justru digunakan dalam makna positif dalam teks Vulgata. Hanya dalam Yes. 14:12 saja digunakan dalam makna negatif, itu pun sebenarnya berisi teguran terhadap raja Babel (Yes. 14:4) bukan tentang setan, iblis atau anti-Kris.
Azazel
Azazel itu adalah sosok misterius dalam literatur-literatur Yahudi. Dia selalu dihubungkan dengan ritual Yom Kippur (Hari Pendamaian) sebagaimana naskah Imamat 16 yang Bro Lucky kutip.
Dia diyakini sebagai kekuatan jahat yang paling kuat yang turun dari pegunungan, tapi tidak ada teks yang menghubungkan dia dengan Lucifer.
Kalau saya berkesimpulan, iblis yang bernama Lucifer itu tidak ada.
Lucifer itu hanya di-"ada-ada"-kan saja dalam dogma klasik gereja, dan bertambah besar ketika KJV mempertahankan teks Vulgata untuk kata Lucifer ini. Padahal, dalam Yes. 14:12 sudah jelas-jelas bahwa yang dimaksud sebagai "Lucifer" (Ibrani: helel) bukanlah iblis atau malaikat jahat, tapi "raja Babel" (lihat Yes. 14:4).
Jadi, Lucifer adalah simbol untuk raja Babel, bukan simbol untuk Iblis.
Karena itu, gak usah dibanding-bandingkan dengan nama-nama penghulu malaikat yang dipercaya dalam legenda Yahudi. Terlalu berlebihan menyandingkan Lucifer dengan penghulu malaikat.
Lucifer dapat digunakan untuk makna positif seperti dalam 2Petrus 1:19 "Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan lucifer terbit bersinar di dalam hatimu"
[#3] 06 Mei 2010 (20:03 WIB) Re: Lusifer
bob
1 posting
Hmm.. menarik juga
[#4] 07 Mei 2010 (11:07 WIB) Re: Lusifer
Daniel
47 posting
Terkadang dogmatik digunakan juga sebagai pembelaan iman yg benar.
Dalam sejarah gereja mula2 s/d jaman Luther & Calvin, iman Kristen dipertaruhkan dengan sungguh2 bahkan dgn martir sekalipun daripada bidat2x yg ingin mengubah ajaran Firman Allah, Lucifer yg sebagai bintang timur tsb memang sudah acapkali diperingatkan dalam Alkitab sebagai penggoda manusia supaya jatuh ke dalam dosa, dan kalaupun nama Lucifer tdk dicantumkan dalam Alkitab, namun sudah cukup bagi kita dgn nama lainnya bahwa dia itu berbahaya, maka penting dalam dogmatik juga mengingatkan kita walaupun dengan nama lain dia disebutkan. Dalam segala abad dan jaman kita harus fleksible dengan intrik iblis yg selalu ingin merusak kita, dan utk itu kita harus mempunyai perlengkapan senjata Allah yg benar yaitu Firman Tuhan yg dilengkapi dengan Hikmat dari pada ROH KUDUS, tanpa itu apappun yg diciptakan oleh alam pikiran manusia tidak akan sampai. Tajamkanlah mata hati rohani kita dengan kuasa Anak Domba Allah yg hidup setiap hari.GBU
[#5] 03 Agustus 2010 (21:35 WIB) Re: Lusifer
Alon Ng
4 posting
Selama ini saya pikir Lucifer itu memang nama setan tua dlm Alkitab, ternyata arti nama Lucifer itu bagus "pembawa terang"
Bisa gak ya dijadikan nama anak? hehe
[#6] 20 September 2010 (14:07 WIB) Re: Lusifer edward
1 posting
Lucifer sebenarnya sebelumnya bukan itu namanya..tetapi luci-el sama seperti Mica-el dan Gabri-el...kata EL artinya kudus ..nah berkaitan dengan Lucifer yg sebelumnya adalah pemimpin pujian malaikat disorga mempunyai keinginan menyamai Allah (Yes 14:14) artinya SOMBONG maka Tuhan menghukum dia dan akhirnya dibuang ketempat dimana tidak ada ujung dan gelap yg akhirnya menjadi pemimpin setan. Iblis itu cuma satu dan dialah LUCIFER sementara kacungnya adalah setan setan..
@edward: kalau Mikhael dalam Bahasa Ibrani dari kata "Mi" (siapakah) "khi" (seperti) dan "El" (Tuhan)
Gabriel dari kata "geber" (pahlawan) dan "El" (Tuhan)
Kalau "Luciel" dari kata apa ya? Karena tidak ada kata "luci" dalam Bahasa Ibrani
[#8] 27 September 2010 (12:41 WIB) Re: Lusifer
The Man of God....
1 posting
Yossy....mungkin anda terlalu pinter berthologia..sehingga anda tidak memahami perkembangan seorang yang bernama lucifer......
pada mulanya Tuhan memberikan nama yang baik bagi dia....pembawa terang....
tetapi tahukah anda,akibat keserakahannya..lucifer ingin menyamai penciptanya...sehingga ketika dia diusir dari tempat atau hadirat Allah....namanya tidak membawa terang lagi....tetapi membawa kematian,dan kebinasaan kekal.......
jadi kalau anda tetap menganggap nama lucifer itu tetap baik..silahkan kasih nama anakmu nanti kalau lahir.........
sehingga bapaknya nanti disebut bapaknya lucifer.........
jadi..pahamilah kebenaran dengan benar....jangan hanya berhenti di thololgia anda....anda menyesatkan banyak orang....merasa lebih tahu...dan menyalahkan tokoh2 gereja....
@The Man of God: Saya hanya menunjukkan bukti Alkitabiah bahwa kata Lucifer itu sebenarnya diambil dari Bahasa Latin, yaitu teks Vulgata, yang arti harafiahnya "pembawa terang."
Istilah Lucifer dalam Bahasa Latin digunakan untuk bintang timur, tetapi kemudian oleh teolog-teolog Latin diadopsi menjadi nama Setan.
Dalam Perjanjian Lama berbahasa Ibrani, iblis itu disebut "ha-Satan" dan tidak pernah disebut "Lucifer" apalagi "Luciel."
Silakan dicari dalam teks Ibrani dimana ada kata "Lucifer" atau "Luciel."
Saya hanya berbicara fakta biblikal, jika itu dianggap menyesatkan, terserah :)
Saya hanya mengoreksi nama Lucifer, jadi jangan dianggap saya mengatakan bahwa iblis atau setan itu baik.
[#10] 28 September 2010 (12:31 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
seharusnya konteksnya sama, kadang pandangan dan teks berbeda dikarenakan budaya dan bahasa masing-masing bangsa. Namun pada dasarnya malaikat adalah ciptaan Tuhan yg mulia,sehingga para malaikat ini disebut pembawa terang. Namun karena si luci ini tergoda ingin menguasai atau mau lebih hebat dari yang lainnya dan bahkan menentang Allah, maka dia dan para penghulunya di singkirkan dari kemuliannya. jadi tinggallah Gabriel,Michael yg termulia. kalau kita bicara biblikal memang tidak salah,namun kita juga harus menguasai hermenunitical yg kuat, sehingga kita tahu apa bahasa2x antropomis. Alkitab hanya bisa dijawab dengan Alkitab itu sendiri namun dengan hikmat pula untuk kita, makanya agama lain tidak mampu mendefinisikan Alkitab karena semua itu merupakan Firman Allah yang dinafaskan langsung dariNya dan hanya yg percaya dan mengikutiNya lewat Kristus yg mampu, jadi bukan pola berpikir atau logika manusia yg terbatas namun iman yg hidup dalam Kristus, berdoalah terlebih dahulu agar mendapat pencerahan langsung dariNya. GBU
Cobalah pahami isi Yesaya 14, apakah itu berbicara tentang Setan yang disebut Lucifer itu?
Bukankah secara hermeneutik, perikop itu berbicara tentang bangsa Israel yang akan keluar dari pembuangan di Babel, sehingga pada ay. 4-21 berisi ejek-ejekan bangsa Israel (khususnya Yehuda) kepada bangsa Babel.
Jika kita menafsirkan dalam konteks itu, maka ini akan sangat relevan dengan konteks ketika Proto-Yesaya ditulis, daripada dipaksakan mengikuti tafsiran yang mengatakan bahwa nubuatan ini berisi tentang Lucifer. :)
[#12] 28 September 2010 (14:18 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
Anda membaca konteks dengan alur yg ada di Yesaya saja, sebaikya anda juga memahami soteria dari ajaran Kristus dan bandingkan dengan kitab Yehezkiel dan kalau anda mau juga membaca kitab Wahyu..kalau anda paham calvanis/lutheran, tentu kurang minat dengan kitab Wahyu, perlu pemahaman yg dalam dan anda akan menemukan hermeunetiknya..maaf kadang kalau kita baca Alkitab memang seperti itu,ada bagian sejarah,nabi dll,kita akan terbawa dengan tulisannya namun isinya harus anda pahami dengan jelas,jawaban bukan dari logika kita tapi dari iman kita, sudah saya katakan bahasa antropomis sulit dimengerti, jika kita membaca dengan penuh nafsu,sorry aja gak masuk.ingat proto dalam Kej 3:15 yg merupakan hubungan yg kental sampai saat ini..
Setau saya, bahasa anthropomorfis adalah cara penggambaran TUHAN dengan menggunakan penggambaran manusia, misalnya "TUHAN berjalan" atau "TUHAN marah," tetapi tidak ada hubungannya dengan istilah "Lucifer."
Saya sedang mempersoalkan penggunaan istilah "Lucifer."
Istilah Lucifer muncul 3 kali dalam Alkitab Vulgata:
1. Ayub 11:17 "et quasi meridianus fulgor consurget tibi ad vesperam et cum te consumptum putaveris orieris ut lucifer" (TB-LAI: "kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari")
2. Yesaya 14:12 "quomodo cecidisti de caelo lucifer qui mane oriebaris corruisti in terram qui vulnerabas gentes" (TB-LAI: "hai Bintang Timur, putera Fajar")
3. 2Petrus 1:19 "et habemus firmiorem propheticum sermonem cui bene facitis adtendentes quasi lucernae lucenti in caliginoso loco donec dies inlucescat et lucifer oriatur in cordibus vestris" (TB-LAI: "bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu")
Jadi, penggunaan istilah "Lucifer" untuk Setan sebetulnya hanya dibuat oleh kalangan teolog Latin, yang berangkat dari hermeneutika teolog-teolog Latin pada waktu itu
[#14] 28 September 2010 (15:30 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
saya tidak menyimpang dari konteks, tapi mari kita lihat antara pandangan dan teks,saya paham anda orang yg biblikal, saya tidak menentang tapi setuju banget.yang saya coba luruskan bahwa bukan masalah pandangan atau teks yg menyebabkan kita kebingungan menyampaikan pesan ini. Pandangan anda bisa saja tidak disetujui oleh orang lain karena mereka juga toh mengambil dari firman yg sama dengan anda, namun anda harus mengerti dengan jelas isi yang luas dari firman Allah bukan hanya menjadi kunci teks yg dipertahankan..coba anda pikir bahasa antropormis anda juga masih sempit dalam pengertiannya..Dalam kitab Samuel mengenai arwah samuel pun pasti banyak pertentangan(dlm konsep biblikal)..mari jangan terjebak, kalau anda pertahankan masalah ada nama lucifer atau tidak, bukankah nama-nama Allah pun banyak dan atribut-atributnya banyak, namun kita tahu bahwa Allah yg benar dlm Kristus sudah meneguhkan kita, walaupun ada yg menyebut Yahweh,Adonai,Elohim,Allah dst..pun dalam firman bisa disebutkan malaikat..anda lebih memilih nama Allah yg walaupun banyak nama namun anda percaya 100% ataukah anda mempermasalahkan nama si lusi itu yg gak menarik..lebih baik artikan aja tujuan akhirnya si luci itu, anda pilih dia atau Allah?..plz jgn lihat teks,lihat iman dulu baru kita bicara teks, ok? GBU
Apa yang dimaksud dengan "ANTROPORMIS", samakah dengan "ANTROPOMORFIS"?
Seringkali kita terlalu suka menggunakan istilah-istilah keren, tapi keliru menggunakannya.
Begitulah juga dengan istilah "Lucifer."
Sangat tidak cocok jika Iblis atau Setan itu disebut "LUCIFER"
Itu saja inti pendapat saya :)
[#16] 28 September 2010 (20:53 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
gaya anda terlalu ortodoks, sehingga anda tdk bisa membedakan 1+1 = 2 dan 1+1 = 11, semua orang didunia ini tahu siapa itu lucifer, mungkin anda belajar terbalik atau terlalu kaku. kalau anda mengerti yg saya katakan nama-nama Allah, maka anda juga akan mengerti nama2x sebutan lainnya. namun sayang anda terbatas, saya menilai anda yg justru terlalu keren dengan ilmu-ilmu teks yg anda dpt dibawah itu melalui bangku kuliah/internet dibanding dengan pemahaman firman Allah yg benar. saya sarankan anda kembali belajar Soteria.disitu anda akan dpt lebih terbuka hati anda untuk lebih menghargai setiap teks dan pesan didalam ayat2x firman Tuhan. Dan kalau anda lebih mengangungkan lucifer sebagai bintang terangmu itu dimana kemulaian yg dulu pernah dia dptkan dari Tuhan,namun karena dia ingin menyamai Tuhan,berarti anda meninggalkan Yesus sebagai terangmu..ingat terang dan gelap tdk pernah bersatu..anda sudah terpesona..sama seperti dgn Paulus katakan dalam Gal 3:1..lebih luaslah pemahaman saudara,malu sama tetangga..GBU
Lho, apa hubungannya penggalian teks dengan ortodoks?
Saya curiga Anda juga tidak mengerti apa arti kata ORTODOKS, sehingga seenaknya saja menuding orang yang menggali teks sebagai ortodoks.
Apa juga hubungannya nama-nama Tuhan dengan nama "Lucifer"? Suatu bentuk perbandingan yang keliru menurut saya
Apa juga hubungannya belajar SOTERIA dengan menjelaskan makna kata "Lucifer"?
Kenapa kita harus ngotot dengan istilah yang tidak biblikal ketimbang mengubah paradigma berpikir kita menjadi lebih biblikal?
Bagaimana bisa beriman berdasarkan hal-hal yang tidak jelas sumbernya lalu menuding orang yang bersumber dari Alkitab sebagai orang yang kaku?
[#18] 29 September 2010 (19:54 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
ya,jelas anda ingin bermain paradigma namun masih terlalu kaku, bolehlah jika anda bagus di istilah dan artikulasi, namun sayang terbatas teks..anda tentu paham anthropomorphic atau anthropomorphism..begitulah yg anda pahami contohnya, bung belajar biblikal itu baik dan penting, saya suka sekali, namun kalau tingkat pemahaman anda yg terbatas dalam menggali isi firman, wah kasihan tuh jemaat anda, kedewasaan iman mereka pun terbatas, lihatlah belajar soteria aja anda bingung menempatkan dimana makna yg terkadung dalam firman yg terisi termasuk menjelaskan posisi doktrin malaikat,ketika anda menguasai biblikal anda harus yakin itu benar, ingat orang2x yg belajar filsafat pun sama dgn anda mencari kebenaran yg jelas,jangan2x anda nanti tidak tahu apa itu hakekat Allah, belajarlah sedikit apologetika, akan lebih bagus anda gabungkan itu, firman yg hidup berasal dari keduanya.Hai jangan tersinggung & curiga, coba kita koreksi pemahaman dulu, kalau kita mau bicara yg jelas, maka kita pasti tahu nama lucifer itu walaupun namanya tdk ada di Alkitab,namun konteks penalaran sudah global..oya, apakah anda percaya Tritunggal? :)
Saya mengerti SOTERIA itu berbicara tentang "keselamatan" dan APOLOGETIKA itu berbicara tentang "pembelaan atau pertanggungjawaban iman"
Saya tidak mempersoalkan tentang eksistensi atau keberadaan setan dan iblis, tapi persoalan penggunaan istilah Lucifer.
Sebagaimana sudah saya tuliskan sebelumnya, bahwa istilah LUCIFER juga digunakan dalam 2Petrus 1:19 dan digunakan dalam makna yang positif ditujukan kepada orang-orang percaya.
Tolong jangan dibiaskan topik ini ke topik-topik lain menyangkut hakikat Allah, Trinitas, soteria apalagi apologetika.
Kita fokus pada penggunaan nama "Lucifer" dan "Luciel" dulu. Ini yang perlu dituntaskan dalam diskusi kita, bukan topik-topik sekunder yang Anda masukkan kemudian.
Coba Anda jelaskan, sejak kapan gereja menggunakan nama "Lucifer" untuk setan dan apa landasan alkitabiahnya?
[#20] 30 September 2010 (12:35 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
ok deh, mungkin saya bicara terlalu jauh sehingga anda tdk bisa memahami,sy coba mengimplementasikan dari segi doktrin2x untuk memahami anda, tapi anda memang biblikal sejati, itu bagus namun tetap saya harapkan anda pun belajar apologetika agar prinsip yg didengar para pendengar adalah keseluruhan bukan satu pokok aja. saya coba tarik anda ke pemahaman Tritunggal, apakah ada dalam Alkitab? namun dimengerti oleh bapa2x rohani & gereja purbakala untuk dipersatukan dalam Roh Kudus,sehingga dpt dimaknai sampai kekal. Masalah bahasa jadi point penting, saya orang Indonesia jadi saya tahu bahasa Indonesia seperti Allah, bagaimana di kitab Ibrani adakah ada kata nama Allah? tentu menggunakan bahasa Ibrani utk nama Allah, kalau anda terlalu fokus kebahasa ibu anda salah,karena banyak bahasa didunia ini berbeda dlm pengucapanya namun sama dlm pengertiannya. contoh lain ketika Yesus mengatakan ketoklah maka pintu akan dibuka,coba bahasa ini digunakan di afrika,maka mereka akan mengira anda musuh/pencuri ditengah malam mengetok-ketok pintu.Tak akan sama gaya bahasa digunakan,namun tentu kita diberi hikmat oleh Allah utk mengerti melalui iman yg sungguh2x kepadaNya.apalagi nama bahasa lucifer, org semua tahu siapa dia,walaupun tidak ada di Alkitab, namun Allah meyakinkan kita siapapun nama tsb apapun sebutan tsb,itu semua harus kita yakini suatu mahluk jahat yg menggoda manusia yg telah jatuh dari terangnya menjadi gelap. Pembiasan perlu digunakan jika itu benar selama masih dlm pengajaran Firman Allah.usul saya janganlah kita mempertahankan diri kita jika secara iman & akal sehat,pengetahuan dapat dijelaskan dan ada. CS Lewis mengatakan semakin sombong seseorang semakin ia membenci kesombongan dalam diri orang lain. namun saya senang dengan anda karena gaya perspektif anda yg unik.GBU :)
TRINITAS adalah istilah yang pertama kali digunakan oleh Tertullianus, dan saya tidak keberatan dengan istilah itu karena memang mewakili pandangan Tertullianus soal "Una Substantia Tres Personae"
Secara pengertian, tidak ada yang masalah dengan pemilihan istilah "Trinitas"
Tapi istilah "Lucifer" bermasalah. Secara harafiah, Lucifer berarti "pembawa terang" dan dalam Alkitab Latin tidak selalu digunakan dalam makna negatif, sehingga sangat tidak cocok untuk digunakan sebagai nama setan.
hmmm ... sesama anak TUHAN kok debat kayak gini seh .... sadar broo... masih banyak pekerjaan lain yg harus di kerjakan dr pd berdebat terus ... ngga akan ada habisnya ....... ayolah berlomba dengan waktu ...... YESUS is comming soon ....
[#23] 24 November 2010 (15:49 WIB) filsafat
sulton arif h
2 posting
ass..........di dalam kehidupan manusia tentunya kita pasti aka mengalami perubahan.
trus, apa arti filsafat itu sendiri?? coba jelaskan secara men detail.
terima kasih...............wass....
[#24] 25 November 2010 (15:15 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
@sulton, emang menurutmu sendiri filsafat itu apa? kenapa kau ingin tahu? bukankah kau sudah berfilsafat? dgn mencari tahu?.salam..
man of god: ciri kristen yang benar. orang (kristen) yang lain ... salah ... disuruh bertobat.
Padahal diskusi awalnya: ada yg minta ditunjukkan ayatnya. Alih-alih tidak dapat menunjukkan ayat, yang bisa menunjukkan dianggap sesat
Daniel: penafsiran alkitabiahnya mendalam, sangat mendalam ...sampai tidak tahu lagi menggunakan dasar ayat-ayat alkitabnya yang mana, untuk topik yang mana. Dogmanya pun hebat dan rumit, dan seperti biasa ... kagak apalicabel.
Padahal awalnya cuma nunjukin ayat ttg Lucifer
[#26] 18 Januari 2011 (10:30 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
apa sih bertobat itu? apakah hal yg kita lakukan hal-hal yg berdosa shg perlu pertobatan?..sy kira tdk hanya itu, seperti bertobat berarti juga menyadari akan kekeliruan kita terhadap suatu pandangan yg kadang2x terlalu dipaksakan/fanatik kata orang atau perbuatan2x yg melawan peraturan, mengecilkan/meremehkan pelayanan orang lain, menghina baik secara kasar/halus juga disebut harus ada pertobatan. Coba lihat cermin diri kita aja tdk sebaik apa yg kita bicarakan setiap hari..jadi bertobat itu luas..jgn memandang sempit..jgn mensucikan diri sendiri..semua orang perlu bertobat dihadapan Tuhan apapun makna dan perbuatannya..
Penafsiran dpt dilihat secara Biblikal dan Sistematika, tdk masalah jiakalau seseorang ingin merumuskan salah satunya..namun yg penting apakah ia paham akan Kasih Allah terhadap umat manusia? ataukau ia hanya mementingkan golongannya, dirinya, organisasinya, persekutuannya?? belajarlah menghargai orang lain, carilah pengetahuan dgn baik tdk asal2x diomongkan, hiduplah tertib sebab Yesus adalah Allah yg tertib..GBU
[#27] 10 Februari 2011 (18:26 WIB) Re: Lusifer
love and peace
1 posting
maaf pak Yosi, lucifer itu kan nama yang diberikan oleh para penulis suci pada pribadi jahat tersebut jadi agak kurang tepat kalau nama pribadi diterjemahkan dengan kamus.....
mohon maaf jika saya salah, karena saya kurang cukup baik dalam bahasa dan kata2 khususnya bahasa asing. Walaupun saya pernah belajar sedikit mengenai bahasa tubuh dimana tangan dilipat dan berada didepan dada dapat diartikan gambaran kesombongan seperti foto yang anda upload diatas.
maaf pak yosi saya mau mengingatkan mungkin roh sijahat/sisombong sedang menggunakan anda untuk membersihkan nama nya dan mencari pengikut sebelum dia memunculkan dirinya secara terang2an.
Sepertinya ada yg mau memaksakan pendapatnya ke orang lain.
bahkan si love pun sudah jadi para normal; kalau mau melihat dengan jelas sih itu photo orang yg melipat tangan dan menopang dagu (ayatnya di amsal kalee..hhe..hee..). ini bukan untuk membela yossy, tapi kita juga harus sadar bahwa kitapun sering men CAP orang lain dgn kesimpulan didepan mata saja. dan sadar atau tidak, kitapun akan mendapatkan ukuran yang sama saat kita mengukurnya kepada orang lain.
jika ada pendapat orang lain yg mengganggu iman kita; bahkan sampai mempengaruhi iman kita; atau menggoyahkan iman kita; respon yg baik adalah carilah kebenarannya.
menggantikan nama orang atau menyebutnya dengan nama lainnya, atau memberikan gelar yg terhormat kepada seseorang akan sangat berpengaruh besar kepada kehidupannya; bahkan kehidupan orang lain juga. pengaruh ini akan sangat menjadi besar lagi kalau hal tersebut di sebutkan terus menerus dan tak terputus.
salah satu contohnya; jika seseoang yg jahat; pernah menipu, merampas hak orang lain, bahkan membunuh sekalipun; jika dia diberikan gelar pahlawan; dan sebutan itu dipaksakan harus terus menerus diucapkan dan diingatkan oleh semua orang; maka apapun kejahatan yg pernah dilakukan orang itu; pasti akan dilupakan orang; dan waktu akan berjalan terus agar orang tak bisa tahu ; apa kejahatannya yg pernah dilakukannya, hanya gelarnya saja yg terlihat; waahh !
apakah hal itu baik? baik untuk siapa ?
apakah hal itu benar ? tentu saja TIDAK.
jadi pendapat siapa yg benar ? cari aja sendiri dan renungkannlah.
@love and peace: Betul nama itu memang hanya diberikan oleh teolog-teolog Kristen (antara lain Tertullianus, Origenes, dll) yang berangkat dari penafsiran mereka terhadap Yesaya 14:12
Tapi ingat, kata "Lucifer" tidak hanya muncul dalam Yesaya 14:12, kata Lucifer juga muncul dalam 2Petrus 1:19 dan Ayub 11:17. Di kedua ayat itu, kata Lucifer tidak dimaknai jahat, tetapi justru baik. Jadi, tidak ada bukti Alkitabiah yg kuat bahwa kata Lucifer sangat tepat untuk diberikan kepada setan.
Mengenai komentar Anda tentang foto saya... luar biasa! Anda lebih berbakat jadi penafsir dibanding saya dan mungkin tafsiran Andalah yang lebih benar.
Tapi sayangnya Anda tidak berangkat dari konteks foto itu. Foto itu adalah ketika kami dalam foto bersama, di belakang saya ada beberapa orang sedang berdiri, sedangkan saya sendirian sedang jongkok di depan mereka, tangan saya bersandar pada sebuah pagar bambu menahan dagu saya :)
menanggapi : ~ Lusifer 2.564 x dilihat Eka Hulu. Yang memunculkan argument antara Yosi Rorimpandei dan Daniel + yang lain. Sebagai orang awam saya hanya menyarankan mari HENTIKAN saja smua yang anda lakukan itu,Saya setuju dengan : ~ 06 November 2010 (10:24 WIB) AnonimRe: Lusifer. Andi. Kalau memang sudah tidak ada kesepakatan atau tetap berbeda pandangan/pendapat sudahlah, mari kita jalan sendiri2 aja, bagi yang mau menjunjung tinggi Nama dan Kemulyaan Bapa YAHWEH disorga,Percaya deh Berkat yang KUDUS PASTI tercurah {ingat BERKAT tidak HARUS METERI tapi bisa ROHANI},yang mau memberi nama anaknya dengan Lusifer kalau itu dianggap baik dan benar ya monggo saja.Sebab manggali kebenaran Firman TUHAN itu tidak mudah dan tidak harus Harafiah atau apa itu yang hanya karena tulisan ada atau tidak ada, sebab kalau mau slidiki kita harus tau dulu BIBLE itu artinya apa setahu saya GULUNGAN,tapi yang dimaksud disini adalah Gulungan yang mengandung Sabda TUHAN yang diberikan pada NABI2 dan Rasul2-NYA dulu dan kalau gulungan itu ditulis semua maka KITAB SUCI orang Nasrani akan lebih besar sehingga dikatakan tidak cukup untuk ditulis semua.Jadi kalau kata Lusifer tidak tercantum dalam Kitab Suci Pak Yosi Rorimpandei ya jangan Penasaran tapi Anda bisa tanya/cari orang yang tau atau cari buku2 yang bisa Anda anggap memenuhi/mendukung maksud Anda. Maaf kalau Anda benar sebagai umat Nasrani silahkan Anda jawab sendiri Pertanyaan ini :1). ada berapa Malaikat yang menjadi kepercayaan TUHAN SANG PENCIPTA LANGIT DAN BUMI, siapa Namanya {not GENERIC Name but PROPER Name and so Name fo Lusifer is PROPER Name, jadi ngak bisa di-potong2}. 2). siap Nama Malaikat yang memlawan TUHAN dan dikemanakan dia. {dalam berbahas dan bicara ada yang namanya logat, lafal dll yang bisa menimbulkan Perubahan suara yang mengakibatkan munculnya Perubahan Tulisan}. Yohanes. 20:29. Sudahkan melihat DIA ... {tolong jangan dijawab dengan filsafat/fakta Anda, tapi mari Kita berjalan dengan Pimpinan ROHKUDUS}.Maaf Pak Yosi Rorimpandei yang saya Hormati,saya hanya bisa berDoa untuk Anda, bila ANDA seorang yang PERCAYA YESUS semoga Anda tidak ada yang mengatakan Anda dari ALIRAN SESAT atau bahkan kalau yang radikal dikatakn dari aliran gereja satan yang sesembahannya berNama Lusifer. Kepada Bapak Daniel, The Man of God.., Pak Andi + Teman2 yang lain mari kita bersama berDoa U/ Pak Yosi Rorimpandei dan teman2nya supaya TUHAN/Bapa YAHWEH disorga didalam nama Tuhan YESUS KRISTUS memberikan pencerahan pada Pak Yosi Rorimpandei dan teman2nya lebih dalam lagi, biar Hikmat dan Makrifat turun atasnya.YBU
Wah sangat menarik diskusinya, banyak hal baru yang saya dapat. Menurut saya yang menjadi masalah adalah penerjemahan kata "Lucifer" pada Alkitab King James Version. Untuk bang Yosi, sy mau tanya apakah kata "Lucifer" ini diterjemahkan juga "Lucifer" untuk Ayub 11 :17 dan 2 Petrus 1 ayat 19 di KJV?, klo "Ya" saya bisa menerima argumen dari bang Yosi, tapi kalau jawabannya "Tidak", mungkin perlu dikaji lagi maksud penerjemahan kata Lucifer pada Alkitab KJV ini. mohon pencerahannya. terimakasih.
@Santoso: Anda minta nama2 malaikat dalam Bahasa Ibrani atau Yunani atau Latin? Lucifer itu Bahasa Latin dan bukan proper name. Silakan pelajari Bahasa Latin dan cari arti kata Lucifer dalam Bahasa Latin sebelum Vulgata diterjemahkan.
Ingat: Lucifer baru dianggap sebagai nama iblis jauh setelah Yesus terangkat ke surga, tepatnya ketika Bahasa Latin mulai digunakan sebagai bahasa resmi gereja Roma. Sebelum itu, Lucifer hanyalah sebuah istilah umum untuk "bintang timur" yang terang benderang.
@Sabar Sibarani: Saya setuju dengan Anda. Masalahnya ada pada King James Version (KJV), sebab KJV menggunakan kata Lucifer untuk menerjemahkan kata "HELEL BEN-SHAKHAR" dalam Bahasa Ibrani dengan kata "LUCIFER SON OF THE MORNING"
Bandingkan terjemahan ESV: "DAY STAR SON OF DAWN" atau NIV: "MORNING STAR SON OF THE DAWN"
Kenapa KJV menerjemahkan Lucifer? Karena teolog-teolog Kristen pada waktu itu menganggap Lucifer adalah nama diri (personal name) bagi setan. Ini tafsiran teolog-teolog Latin pada waktu itu.
Nama LUCIFER tidak dikenal di gereja-gereja timur, hanya di gereja-gereja Barat yang berbahasa Latin. Jadi, kita mewarisi ajaran gereja Barat saja tanpa mengkritisi apa benar istilah itu digunakan atau tidak.
[#33] 21 Juni 2011 (16:59 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
Unik memang makna Lucifer ini, memang seharusnya kita mengerti dulu sejarah gereja purba baru kita bisa yakin makna2x yg ada sekarang ini. Setahu saya, kekristenan lahir dari gereja2x barat, setelah bangsa israel dihancurkan bangsa romawi dan kemudian mereka berdiaspora. gereja2x baratlah yg pertama mempopulerkan atau menginjili bangsa2x, karena melalui bangsa roma, injil sudah diterima (ingat pelayanan Paulus) dan melalui bapak2x gereja termasuk Jerome yg mempopulerkan lucifer ini tentu sudah menjadi maksud tertentu mengapa Jerome memakai nama ini, dia sudah lebih dahulu membaca firman Tuhan dengan baik dan kita juga pantas melihat situasi jaman pada awal abad ke-2 dst dimana banyak bidat2x byk berkeliaran sehingga byk bapak2x gereja purba berusaha keras melindungi dari pemahaman2x yg sesat tsb. gereja timur dipengaruhi oleh origenes salah satu bapa2x gereja kita. Bagaimana dgn org2x jaman sekarang? wah, sudah enak sekali karena sudah banyak pengajaran2x yg sangat bermanfaat buat kita, terutama iman percaya kita. Namun sayang, masih byk pula yg ingin memutarbalikan firman Tuhan, entah itu sabda-Nya sendiri, sejarah, maupun kalimat2x yg ingin dipermasalahkan, padahal betapa sulitnya pada masa lampau bapa2x gereja memproteksi firman Tuhan yg walaupun menurut kita salah dlm konteks tertentu, namun kita harus paham konteks yg terjadi pada saat itu. Jadi apakah iman kita sudah luntur sekarang ini atau kita cuma mau tahu kepentingan diri sendiri yg harus dibenarkan agar orang tergila2x kpd kita karena hebatnya kita??
@Daniel apakah Yerome menggunakan kata Lucifer itu untuk setan? Apakah Gereja Roma perdana menggunakannya juga untuk setan?
Jangan salah!
Ada ritual Gereja Roma berisi pemujaan kepada Kristus, dan Kristus disebut "Lucifer" (Pembawa Terang) dalam ritual itu. Jadi, siapa yang memutarbalikkan firman Tuhan?
Saya kutipkan sebagian ritual itu:
Flammas eius lucifer matutinus inveniat: ille, inquam, lucifer, qui nescit occasum, Christus Filius tuus qui,regressus ab inferis,humano generi serenus illuxit, et vivit et regnat in saecula saeculorum
Terjemahan bebasnya:
"Kiranya Bintang Fajar (lucifer) menemukan api itu tetap menyala Kristus, Bintang Fajar (lucifer) itu yang kembali dari kematian dan mencurahkan cahaya damai atas segenap umat manusia Putera-MU, yang hidup dan memerintah selama-lamanya"
lengkapnya silakan baca di buku kumpulan ritual-ritual gereja klasik atau kalo gak mau repot baca buku, cari aja di Google ritual Exsultet atau juga dikenal dengan sebutan Praeconium Paschale.
[#35] 22 Juni 2011 (09:15 WIB) Re: Lusifer
Soni Santana
3 posting
wah... luar biasa pencerahan dari bro yosi.... jadi membuka pandangan baru....
maklum saya teolog kampung yang ngikutin aja apa yang di beritakan oleh Bapa-bapa Rohani, tanpa menggali lebih dalam asal muasalnya kata itu digunakan, namun dari penjelasan bro yosi.. sedikit banyak mengerti tentang hal ini... mungkin lebih menarik kalau bro yosi bisa bikin tulisan juga tentang nama-nama malaikan yang lainnya...
[#36] 22 Juni 2011 (09:16 WIB) Re: Lusifer
Soni Santana
3 posting
wah... luar biasa pencerahan dari bro yosi.... jadi membuka pandangan baru....
maklum saya teolog kampung yang ngikutin aja apa yang di beritakan oleh Bapa-bapa Rohani, tanpa menggali lebih dalam asal muasalnya kata itu digunakan, namun dari penjelasan bro yosi.. sedikit banyak mengerti tentang hal ini... mungkin lebih menarik kalau bro yosi bisa bikin tulisan juga tentang nama-nama malaikan yang lainnya...
[#37] 22 Juni 2011 (09:56 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
@Yosi, saya gak heran dgn pandangan anda, karena anda sudah sempit pemahaman gereja dlm hal ini. walaupun sy bukan katolik, namun dasar dari seluruh ajaran kristen berasal dari katolik..kau bicara malaikat, berarti kau bicara pikiran gereja/mind of the church. kau bicara exsultet dan praeconium paschale berarti kau harus mengerti dulu congregatio de cultu divino et diciplina sacramentum. kemudian kau harus memuji benedictus es,domine,deus universi,quia de tua lagirtate accepimus vinum..
Makna jerome jelas, tidak salah mengartikan bintang fajar sebagai lucifer, karena tradisi juga membawa pengertian apolget terhadap bidat2x..kamu keliru jika menyangka bahwa tidak akan ada waktu bagi orang2x Kristen untuk menderita akibat penganiyaan lucifer begitu kata Jerome..
Bagaimana kau mentafsir 2 Ptr 1:19 sebagai ayat emasmu? Lucifer memang dlm latinnya berarti ia yg membawa terang atau ibrani bintang fajar, dlm bahasa manapun sebagai mahluk terang, tapi dia adalah tetap penghulu malaikat yg bahasa yunaninya adalah memerintah, namun itu dahulu ketika ia msh di surga, setelah jatuh ia menjadi banyak nama dari sekian nama yg ada di dunia ini..Jerome memberi alasan dgn nama yg lain, mengapa tidak?
Kau memuja pembawa terang ini berarti kau harus mempertanggungjawabkan kepada pembawa terang yang sesungguhnya di dunia ini yaitu Yesus..Dialah terang itu..yang membawa terang..
Yosi, tolong lebih bersabar lagi dan rendahkan hati mu dlm menafsir ini, jangan dijadikan isu yg mati2x dipertahankan..lebih baik kau dan saya dan yg lainnya bersedia atau selalu siap membawa terang damai kepada yg belum percaya Yesus sebagai keselamatan.
Tidak ada yg salah dalam literal pemakaian kata yg kau pertahankan, tapi apologet pemahaman harus kau luaskan jangan kau persempit..GBU
@Daniel: Ok saya tahu pandangan Anda tentang gereja jauh lebih luas dari Saya.
Tapi, dari mana dasar cerita malaikat yang dulu penghulu surga kemudian jatuh? Bukankah itu berasal dari cerita Yahudi?
Tapi dalam cerita Yahudi, nama malaikat itu bukan Lucifer
Lucifer baru digunakan kemudian pada zaman Tertullianus dan Origenes. Lebih dari satu abad setelah Yesus terangkat ke surga.
Pertanyaan saya, jika Lucifer dianggap sebagai nama iblis atau setan, mengapa dalam liturgi Katolik dan gereja-gereja berbahasa Latin, kata "lucifer" juga digunakan kepada Kristus?
Pertanyaan saya untuk Anda, apakah Anda yakin bahwa Lucifer adalah nama pribadi bagi iblis/setan? Tunjukkan bukti Alkitabnya dan akar tradisinya dari kekristenan perdana atau dari Yudaisme.
Simpel saja. Setelah itu silakan Anda mengklaim orang lain sebagai orang berpandangan sempit seakan-akan Anda memiliki pandangan paling luas :)
@Soni: Ya, saya ingin menulis tentang malaikat-malaikat dan iblis yang disebutkan dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru serta akar pemahamannya dalam Yudaisme
Ada juga nama-nama malaikat dan iblis serta cerita tentang malaikat-malaikat dan iblis itu yang berakar dari teks-teks Apokrif. Nama-nama malaikat dan iblis itu masih dikenal pada zaman Yesus dan Para Rasul, misalnya: Beelzebub/Beelzebul dan beberapa lainnya
Yang pasti, dari nama-nama itu, tidak dikenal adanya Lucifer termasuk dalam Alkitab Berbahasa Latin (Vulgata). Dalam Vulgata, Lucifer tidak spesifik digunakan kepada setan atau iblis
[#40] 22 Juni 2011 (13:41 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
@Yosi, karena anda gak ngerti sejarah gereja, maka saya katakan anda sempit..kalau anda bicara biblikal anda harus juga mengerti sejarah gereja, sebab melalui gerejalah anda dan saya diberi pengertian mengenai firman Tuhan..Firman Tuhan tidak bisa dimengerti dengan baik jika tidak ada peran gereja dari abad ke abad. Bagaimana Tertullianus dan Origenes yg menjadi bapa2x gereja barat & timur tidak ada? mana kita bisa mengenal Trinitas?, Tuhan mengatur sejarah kita dan melalui mereka kita mendapat pencerahan (ingat salah satu apologet Alkitab adalah pencerahan). Jadi mengapa tidak walaupun menjadi mitos bangsa yahudi dalam kitab talmud, iblis juga diungkapkan dalam nama yg lain? hel-el dimasa lampau disebutkan, kemudian lucifer..Jadi kalau Jerome kemudian nanti Ambrosius mengatakan lucifer, apanya yg aneh? bukankah Trinitas tidak dalam literal ditulis, namun dipercaya oleh semua umat Kristen?.contoh Yes 14:12,13,14, atau mengenai penghulu di Dan 8:16, 9:21, jangan kau baca literal, ambil sumber2x pendukungnya, cocokkan maknanya, berfikirlah.Kau terlalu membaca Alkitab secara literatur, kurang dalam penafsiran, Justru saya ingin anda mempunyai pandangan luas tidak sempit, karena banyak pembaca yg awam, kasihan mereka tdk ngerti sehingga terjerumus kedalam salah pemahaman, celaka nanti.oya sy pun sanggup berbicara ttg angelology, karena firman Tuhan itu dlm segala aspek teologi harus diberitakan..bukankah begitu?
@Daniel: Tertullianus dan Origenes memang dipakai TUHAN, tapi mereka juga dikritik oleh bapa-bapa gereja yang muncul belakangan atas pemikiran mereka.
Justru dari belajar Sejarah Gereja, saya paham bahwa ada yang keliru dalam tafsir terhadap kata LUCIFER oleh Tertullianus dan Origenes. Saya juga tidak menjumpai bukti historis bahwa Tertullianus dan Origenes memaknai kata LUCIFER itu sebagai nama pribadi iblis/setan.
Dalam tulisan Tertullianus, ia mengatakan bahwa yang disebut "lucifer" (bintang fajar) dalam Yesaya adalah iblis, tapi ia tidak mengatakan bahwa lucifer itu adalah nama pribadi iblis.
Jika diterjemahkan harafiah tulisan Tertullianus, ia berkata "Yang dimaksud sebagai bintang fajar dalam Yes. 14:12 adalah iblis." Tertullianus tidak menyebut "nama pribadi iblis adalah Lucifer"
Oleh para pembaca tulisan Tertullianus kemudian, julukan "lucifer" itu dikenakan kepada iblis. Secara perlahan dalam sejarah, lucifer berubah menjadi nama pribadi Iblis. Ini adalah proses perubahan yang keliru, karena ternyata Yesus juga disebut "lucifer" dalam liturgi-liturgi Gereja Roma.
Kenapa tidak menggunakan saja nama-nama yang jelas-jelas disebutkan dalam Alkitab ketimbang menggunakan nama yang ternyata bermakna ganda? Itu masalah yang ingin saya bahas.
Kenapa bertahan dengan tradisi klasik kalau ternyata pencerahan kini menemukan bahwa hal itu salah?
Bukankah banyak tradisi-tradisi gereja yang sekarang dirombak oleh gereja sendiri dengan spirit "ecclesia reformata semper reformanda"?
Soal topik Sejarah Gereja, saya tidak ingin membahasnya di sini. Anda bisa buka topik baru untuk itu dan kita mulai berbicara dari gereja mula-mula, dari gereja Yerusalem, Antiokhia, Aleksandria, Roma dan Konstantinopel sebagai lima pilar gereja yang kemudian melahirkan gereja-gereja seperti Ortodoks Syria di Antiokhia, Koptik di Mesir, Roma Katolik di Roma dan Greek Ortodoks di Konstantinopel. Itu soal lain lah!
[#42] 22 Juni 2011 (21:21 WIB) Re: Lusifer
d
1 posting
@Yosi, kau lucu sekali, sorry ya, sy gak memusuhimu, tapi doktrin yg kau pakai ngambang, seakan-akan kau mampu berteologi dgn baik, namun sayang kau tidak menyadari ilmu yg kau punya itu berasal dari gereja masa lampau, kau bilang kau sudah belajar ttg gereja sampai2x sederet peristiwa lahirnya gereja2x dibawah itu sepertinya pembenaran dari teorimu ini..siapa bilang Tertullianus & Origenes sesat?? kau yg bilang?..kalau sesat kenapa harus ada Trinitas? emangnya siapa pencetusnya, lalu worship2x yg kau juga adakan sekarang siapa pencetusnya?..oya emangnya Tertullianus & Origenes sdh mengenal kalimat lucifer?...ya belum donk..lucifer dikatakan oleh Jerome abad ke-3, T&O abad ke-1 an sudah mati..makanya pahami dulu gereja baru kau masuk kedalam teori2x mu itu..kau bicara reformata memangnya dari siapa pencetus reformasi gereja? belajar dulu sama calvin & luther atau wesley bersaudara..jadi bung tdk ada yg salah dlm tradisi itu, yg ada adalah bagaimana mentafsir dgn baik makna tsb dari jaman ke jaman, termasuk jaman ini..bukannya kau mengiakan yg gelap menjadi yg terang!! justru makna yg Terang itu yaitu Yesus yg kau nomor duakan..oya, kata siapa diliturgi katolik Yesus disebut lucifer..hati2x bung kau bisa dihujat org katolik..janganlah suka salah tafsir!!..ingatlah bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? 2 kor 6:14
@Daniel: Ya, saya juga tidak memusuhi siapa-siapa termasuk Anda. Saya tidak pernah "merendahkan" ilmu atau pengetahuan Anda. Justru Anda yang bersikap sebaliknya.
Anda mengatakan saya ngambang, padahal Anda yang kebanyakan ngambang. Saya sodorkan liturgi gereja Roma berisi sebutan lucifer untuk Yesus, Anda malah bicara soal liturgi gereja Roma lain yang gak ada sangkut pautnya dengan lucifer. Saya minta Anda tunjukkan bukti Alkitabiah, Anda malah bicara soal Sejarah Gereja.
Ketika saya bicara soal Sejarah Gereja, Anda bilang gereja masa lampau. Sekarang saya ajak bicara soal reformasi pemikiran gereja, Anda malah balik lagi ke Tertullianus dan Origenes. Teologi yang terlalu muter-muter, dan tidak menjawab apa yang saya sodorkan, tapi malah berbelok ke yang lain-lain.
Intinya Anda yang menolak pembaruan karena terpasung oleh doktrin klasik dan status quo pemikiran Anda.
Anda katakan Tertullianus dan Origenes belum mengenal istilah "Lucifer" (!)
Ayolah! katanya Anda paham soal sejarah gereja. Baca tulisan Tertullianus berjudul Contra Marcionem (Melawan Marcion) dan tulisan Origenes berjudul Homilies on Ezekiel 13 (Khotbah Yehezkiel 13), Anda akan temukan di dua tulisan itu jawabannya. Jika Anda tidak punya teksnya, Saya akan berikan pada Anda, atau Anda bisa cari sendiri dengan bantuan Google, sepertinya sudah ada edisi online-nya.
Oya, tambahan soal liturgi Katolik yang menyebut Yesus sebagai lucifer, sudah saya kutipkan di atas, tapi jika Anda penasaran liturgi lengkapnya, silakan buka link-link di bawah ini, kebetulan saya temukan salinan online-nya:
Silakan dibaca atau konfirmasikan ke pastor dan sarjana Katolik, apakah mereka akan menyanggahnya?
[#45] 23 Juni 2011 (09:31 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
@Yosi, itulah kebodohan anda, sorry maksud saya pola pikir yg kau sodorkan ke orang2x awam yg merupakan teori doktrinasi dari kalian..jelaskali ngambang bung, sebab faktor gereja aja kau tdk ngerti..gimana kau mau ungkapkan lucifer itu bertentangan dgn Alkitab?, kau minta bukti Alkitabiah, tapi doktrin gereja aja gak paham..lihatlah kebingungan anda bertanya pada saya diatas, jelas kau hanya ingin teorimu harus dibenarkan, sorry saya gak bicara ajaran Kristen tapi itu teori kau..mengherankan kau berikan saya link tsb, seakan2x pembenaran yg kau pakai adalah pembelaan bahwa doktrin masa lampau adalah salah!..mungkin kau harus baca pula istilah pseudepigraphical yg merupakan salah satu ajaran doktrin gereja..apa yg harus kau bela pada jaman sekarang ini?..gimana bung ini..yg mutar2x ya kaulah..karena kau tidak ngerti akar lahirnya kalimat ini, maka kau bingung..oya asal tahu aja pastor pasti tertawa terbahak-bahak kalau kau lihatkan link ini..oya saya gak butuh google lho..sy belajar teologi dari dasar sejak kanak2x..dan teologi itu mencakup segala aspek termasuk iman yg benar, siapa bilang saya ortodoks/klasik, tidak!, sy mengikuti Alkitab sepanjang jaman, karena Alkitab itu luas maknanya utk kehidupan manusia dan sifatnya sampai kekal..saya ingin coba kau perbaiki diri dlm mentafsir, janganlah kau pake teori pembenaran sendiri..upps bisa2x kau jadi org liberalisme.
@Daniel: Apa hubungannya Pseudoepigraf dengan Lucifer? Tidak ada dalam teks-teks Pseudoepigraf yang bicara soal Lucifer. Kenapa tiba-tiba Anda bicara soal Pseudoepigraf?
Ayolah Daniel! Makin banyak istilah gerejawi yang Anda kutip makin nyeleneh jawaban Anda.
Baiklah, tunjukkan doktrin gereja mana yang saya tidak paham?
Saya yakin Anda pun tidak membaca keseluruhan postingan saya, makanya jawaban Anda gak pernah nyambung dengan jawaban saya, malah makin menjauh dari persoalan yang sedang dibahas.
Baiklah, sekarang saya kutipkan teks dari Catholic Encyclopaedia, silakan Anda bantah juga karena sepertinya Anda lebih Katolik dari teolog-teolog Katolik:
--
The name Lucifer originally denotes the planet Venus, emphasizing its brilliance. The Vulgate employs the word also for "the light of the morning" (Job 11:17), "the signs of the zodiac" (Job 38:32), and "the aurora" (Psalm 109:3). Metaphorically, the word is applied to the King of Babylon (Isaiah 14:12) as preeminent among the princes of his time; to the high priest Simon son of Onias (Ecclesiasticus 50:6), for his surpassing virtue, to the glory of heaven (Apocalypse 2:28), by reason of its excellency; finally to Jesus Christ himself (2 Peter 1:19; Apocalypse 22:16; the "Exultet" of Holy Saturday) the true light of our spiritual life.
The Syriac version and the version of Aquila derive the Hebrew noun helel from the verb yalal, "to lament"; St. Jerome agrees with them (In Isaiah 1.14), and makes Lucifer the name of the principal fallen angel who must lament the loss of his original glory bright as the morning star. In Christian tradition this meaning of Lucifer has prevailed; the Fathers maintain that Lucifer is not the proper name of the devil, but denotes only the state from which he has fallen (Petavius,De Angelis, III, iii, 4).
[#47] 23 Juni 2011 (10:02 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
@Yosi..hahaha..kau yg semakin nyeleneh..kau postingkan iklan katolik..haha berapa saya bisa beli ya?? biar org katolik malu sy ajarkan sesat kemereka..janganlah kau kejam Yosi menghalalkan segala cara mendiskriditkan mereka..emangnya Kristen kita juga gak ada yg iklan2x begituan? buanyak! oya kau lagi pake bahasa planet mana diatas..seenaknya kau penggal2x terus kau tampilkan..murahan itu bung, sy sdh tahu,gak menjadi pembelaanmu tuh!..makin banyak istilah gereja maka makin lunturlah pembelaan teman terangmu itu..sebab terangmu itu gak tahu / gak tahan dgn apologet bapa2x gereja dari dulu s/d sekarang ini. Bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? 2 kor 6:14
BUNG YOSI, SY HERAN DENGAN ANDA! BEGITU SABARNYA ANDA MENJAWAB ORANG2 BODOH SEPERTI DANIEL INI. SY AJA YG NGAK BELAJAR TEOLOGI SUDAH MENANGKAP POIN BUNG YOSI DENGAN JELAS, TAPI SI DANIEL INI KOK TIDAK PERNAH MENGERTI?
SARAN SY BUNG, NGAK USAH BUNG LADENIN! SY ENEG MEMBACA TULISAN2 DANIEL INI, SO STUPID!
@Daniel: Makin jelas bahwa Anda lebih banyak bicara daripada mendengar atau membaca. Tulisan yang saya kutipkan itu berasal dari Catholic Encyclopaedia, dan saya kutipkan seluruh isi tulisan tentang Lucifer dalam ensiklopedi itu, bukan sepenggal. Anda malah menganggap itu iklan?
Anda katakan saya mendiskreditkan orang Katolik? Sama sekali tidak ada maksud ke sana, silakan cross check ke pastor-pastor Katolik soal postingan saya, adakah yang mereka keberatan?
Anda pun tidak sadar kalau Anda makin nyeleneh dan merasa sangat tahu soal doktrin gereja.
Baiklah, saya sudah mengerti cara berpikir Anda :)
[#50] 23 Juni 2011 (10:39 WIB) Re: Lusifer
daniel
47 posting
@Setyo..itu tandanya bung Yosi juga mau belajar yg benar, makanya dia sabar..kau yg masih bodoh, hayo belajar juga donk..jangan menunjuk orang tapi tiga arah ke kau setyo..ingatlah tidak ada 1% pun didunia ini yg percaya dgn teori kalian..lebih baik belajar Firman Tuhan yg benar aja..sungguh2x daripada cari2x tahu yg gak perlu, apalagi yg terang yg lain mau dibikin melebihi Yesus yg adalah Terang dan Keselamatan..
@Yosi, kau masih belum memiliki kriteria hamba Tuhan yg baik, berbaliklah dgn ajaran yg benar, masih byk pengajaran yg berarti buat Tuhan Yesus kau lakukan, bukan mengajak si bintang fajar jadi idolamu..mind of the church adalah dasar pengetahuanmu mula2x..belajarlah dari situ baru kau pake istilah2x yg lain, tapi sy percaya istilah2x itu akan berguna bagi pembangunan imanmu..
Terakhir diedit oleh: Moderator pada 23 Juni 2011 (18:29 WIB): "Mohon tetap menjaga sopan santun"
[#51] 23 Juni 2011 (16:17 WIB) --dihapus--
SETYO
2 posting
*** Isi posting ini telah dihapus oleh Moderator pada 23 Juni 2011 (18:18 UTC+07) dengan alasan:
"Sebaiknya tidak menyerang pribadi seseorang, tetapi berilah tanggapan atas argumennya"