| ||
| Sejarah lainnya | ||
Sebutan yang berkaitan dengan nama Injil Orang Nazorean (selanjutnya ditulis: I.Naz) ditemukan pada I.Naz 1, “karena itu dia [Yesus] akan dinamakan orang Nazorean”, dan juga pada I.Naz 4 dan 7. Selain itu, dalam tulisan Haimo dari Halberstadt yang berasal dari Abad Pertengahan (abad ke-9) dijumpai nama Injil Orang Nazorean yang bisa jadi mengacu ke suatu injil Yahudi-Kristen tua yang telah hilang (“Sebagaimana dikatakan dalam Injil Orang Nazorean, ‘Kepada ucapan Tuhan ini [bisa jadi ucapan dalam Lukas 23:34], ribuan orang Yahudi yang sedang berdiri di sekitar salib menjadi percaya’”). Nama ini juga muncul dalam tulisan Petrus dari Riga (abad ke-12), “Dalam kitab-kitab Injil yang orang Nazorean pakai kita baca, ‘Sinar memancar keluar dari kedua matanya, yang membuat mereka takut lalu melarikan diri’” (bisa jadi, peristiwa ini mengacu ke peristiwa Yesus mengacaukan suatu bagian tertentu Bait Allah).
Dalam I.Naz 8, 10 dikatakan bahwa injil ini ditulis dalam alfabet Ibrani dan dikenal sebagai “Injil Orang Ibrani” (suatu nama yang tampaknya, seperti telah dikatakan sebelumnya, diberikan oleh para penulis Kristen kepada setiap injil yang dipandang ditulis aslinya dalam suatu bahasa Semitik). Dari kutipan-kutipan I.Naz (di bawah ini) yang ditemukan dalam tulisan-tulisan para penulis Kristen (yang berbahasa Latin), tampak bahwa injil ini mengacu pada Injil Matius dan pada beberapa tempat membuat beberapa perbaikan atau perubahan dan penjelasan atas injil kanonik ini (lihat I.Naz 1, 3b, 7, 9). Selain itu ada kata Aram yang muncul atau ada kata yang berlatarbelakang kata Aram dalam injil Yahudi-Kristen ini (I.Naz 1, 3, 9). Pengamatan semacam ini, ditambah faktor-faktor lain, membuat kita dapat menyimpulkan bahwa I.Naz ditulis dalam bahasa Aram berdasarkan Injil Matius (kanonik) yang ditulis dalam bahasa Yunani. Dengan demikian, kita dapat menyatakan bahwa I.Naz adalah suatu terjemahan (yang tidak sempurna) dalam bahasa Aram atas Injil Matius dan sekaligus di sana-sini penulis I.Naz membuat koreksi (penambahan atau penggantian) atau penjelasan lebih jauh terhadap Injil Matius. Atas dasar ini, kita dapat menyimpulkan I.Naz ditulis sesudah penulisan Injil Matius (tahun 85). Kita tahu, penulis Kristen Hegesippus adalah orang yang pertama menyebut injil ini pada tahun 180 (dilaporkan dalam Eusebius, Historia Ecclesiastica 4.22.8). Ini berarti, I.Naz pasti sudah ditulis dalam paruhan pertama abad ke-2 M. Hieronimus memberi informasi bahwa komunitas Yahudi-Kristen Nazorean menetap di Beroea, sebuah kota dekat Aleppo di Syria; jadi, mungkin saja I.Naz ditulis di sana.
Dilihat dari jenis dan bentuknya, I.Naz adalah sebuah injil naratif, yang struktur umumnya tentu mengikuti struktur Injil Matius (karena injil ini disusun dengan berdasarkan Injil Matius). Kalau ...
--artikel terpotong--
Maaf isi lengkap artikel ini hanya diperuntukkan bagi anggota situs ini. Silakan lakukan pendaftaran (gratis)
Ioanes Rakhmat
Pemikir Kristen
⇒ 14 Ags 2009 (15:42 UTC+07)










Komentar Pembaca
Diskusi