| IPTEK lainnya |
Para kaum pendidik di sebuah konferensi besar sains di Vancouver, Kanada, mengatakan konflik antara dunia sains dan agama telah mengarahkan dunia ke tingkat evolusi pemahaman terbaru. Demikian seperti yang dikutip dari Strait Times.
"Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa pendidikan mampu mengubah perilaku anti sains, bahkan untuk para pelajar yang paling relijius sekalipun," ujar Kenneth Miller dari Brown University di Providence, Rhode Island, Amerika Serikat (AS).
Miller mengatakan hal tersebut di acara simposium American Association for the Advancement of Science (AAAS), yang digelar di Vancouver, Kanada. []
© Inilah
Masuk: 20 Feb 2012 (12:55 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi