| Eksklusif Papua lainnya |
“TNI/Polri membakar seluruh rumah hingga menjadi debu, hanya meninggalkan seng berkarat,” kata Jeri Yogi, masyarakat Kampung Kugikou, Kamis (15/12) melalui telepon selulernya kepada Papuan Voices.
Kata Jeri, TNI/Polri juga telah menaikan bendera Merah Putih di Markas TPN/OPM, dan membuat Pos Polisi untuk berjaga-jaga.
“Mereka (TNI/Polri) sudah bikin posko di Eduda, sekarang mereka terus di droping kesana dengan helikopter."
Sedangkan warga sipil di Kampung Kugikou, tepatnya di Markas Eduda dan sekitarnya melarikan diri ke hutan-hutan.
“Kami bingung mau tinggal dimana karena kampung kami sudah disapu bersih. Mereka harus bertanggung jawab,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Jeri juga menambahkan sampai saat ini Helikopter masih terbang di udara dan berputar-putar di beberapa kampung dekat Eduda.
“Di hutan juga sampai saat ini masih terdengar rentetan peluru,” kata Jeri.
Sampai saat ini situasi Paniai masih mencekam. Banyak warga sipil merasa ketakukan dan memilih mengungsi. Ada yang ke Nabire, Timika, Deiyai, maupun Dogiyai. []
Masuk: 16 Des 2011 (13:53 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi