| Eksklusif Papua lainnya |
Dialog diharapkan bisa menghentikan serangkaian tindakan kekerasan di Papua. Ketua Dewan Pembina Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid mengatakan, saat ini masyarakat Papua hanya menginginkan agar pemerintah membuka secara jujur pelaku-pelaku tindakan kekerasan dan pelanggaran HAM melalui forum dialog. Kata dia, dialog itu nantinya, untuk mencari solusi atas penyelesaian kasus kekerasan yang terjadi di Papua, yang Melibatkan TNI/Polri dan Masyarakat.
"Mendesak kepada Presiden dan DPR untuk menjawab ajakan atau pilihan dialog Papua. Dengan berulangnya peristiwa penembakan dan juga pelanggaran hak asasi manusia. Tanpa ada kemampuan negara untuk mencegah atau mendindak para pelakunya. Apalagi mengajukannya kemuka hukum dengan bukti-bukti yag kuat."
Ketua Dewan Pembina Kontras Usman Hamid.
Kasus kekerasan di Papua makin marak belakangan ini. Sebelumnya terjadi bentrok antar warga terkait kisruh pemilukada yang menewaskan puluhan orang. Terakhir, kontak senjata terjadi antara TNI/Polri dengan kelompok tak dikenal jelang hari kemerdekaan Indonesia. []
© KBR68H
Masuk: 22 Ags 2011 (11:12 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi