| Serbi-serbi lainnya |
Sementara itu, jumlah penduduk Amerika yang percaya pada teori "evolusi sekuler," yaitu teori yang mengatakan bahwa manusia mengalami evolusi selama jutaan tahun tanpa campur tangan TUHAN meningkat dari 14 persen pada 2008 menjadi 16 persen pada 2010. Menurut Gallup, dalam 30 tahun, hanya 9 persen yang percaya pada teori "evolusi sekuler." 38 persen percaya pada teori "evolusi teistik," dimana ada campur tangan TUHAN adalah proses evolusi manusia.
Umumnya orang yang percaya teori kreasionisme adalah mereka yang secara rutin datang ke gereja. 60 persen dari orang-orang yang percaya kreasionisme adalah mereka yang setiap minggu menghadiri ibadah di gereja. Sedangkan mereka yang jarang ke gereja cenderung percaya pada teori "evolusi teistik" (47 persen). Namun, ada juga orang yang tidak pernah ke gereja tapi percaya pada teori "evolusi teistik." Jumlah mereka mencapai 39 persen.
Selain faktor kehadiran di gereja, pandangan mereka juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Hampir separuh (49 persen) yang percaya teori "evolusi teistik" adalah pasca sarjana (S-2). 25 persen pasca sarjana percaya pada teori "evolusi sekuler." Di kalangan sarjana (S-1), 38 persen percaya "evolusi teistik" dan 37 persen percaya kreasionisme.
Jajak pendapat ini dilakukan melalui wawancara telepon pada 10-12 Desember 2010 dengan sampel acak sebanyak 1.019 dewasa berusia 18 tahun ke atas. []
© CP
Masuk: 20 Des 2010 (20:06 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi