| Serbi-serbi lainnya |
Surat kabar Washington Post dalam laporannya menulis bahwa permusuhan terhadap umat Islam di Eropa, terutama di Swedia semakin meningkat drastis, dan menunjukkan bahwa ada kecenderungan di Parlemen Swedia untuk menentang adanya imigrasi umat Muslim ke negara tersebut.
Surat kabar itu juga mengatakan bahwa 20 anggota parlemen Swedia, saat ini sedang bekerja keras untuk meloloskan sebuah resolusi UU untuk membekukan pembangunan masjid baru dan melarang para perempuan muslim mengenakan busana Muslim serta mencegah mengalirnya imigran Muslim dari negara-negara Muslim ke Swedia.
Surat kabar itu menunjukkan bahwa gelombang penolakan terhadap imigran Muslim telah meningkat secara dramatis setelah pihak berwenang Swedia memperingatkan warga "berkulit gelap" di kota Malmö, setelah terjadinya penembakan yang menargetkan para imigran, yang menewaskan satu orang dan melukai delapan orang lainnya dalam 15 insiden penembakan sporadis tahun ini. []
© Eramuslim
Masuk: 27 Okt 2010 (10:01 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi