| Serbi-serbi lainnya |
Seorang pejabat militer senior AS mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa kekhawatiran atas serangan itu semakin besar.
Militer AS dilaporkan telah siap menghadapi berbagai dampak terburuk, termasuk akan adanya serangan milisi Syiah pro-Iran terhadap Kedutaan Besar AS di Irak.
Sebanyak 15.000 tentara AS di Kuwait telah dipersiapkan untuk menghadapi serangan Iran, bahkan telah mengirimkan kapal induknya yang kedua ke kawasan Teluk Persia.
Selain itu, AS juga telah menyiagakan pesawat-pesawat tempur dan perlengkapan-perlengkapan militernya serta telah mempercepat pengiriman senjata ke sekutu-sekutu AS di Teluk.
Presiden Barack Obama dan Menteri Pertahanan Leon Panetta dikabarkan juga telah mengirimkan serangkaian pesan pribadi kepada pemimpin Israel untuk memperingatkan konsekuensi-konsekuensi yang akan dihadapi jika Israel tetap melakukan serangan ke Iran.
Bahkan, Kepala Staf Gabungan, Jendral Martin Dempsey, akan mengunjungi Israel pekan depan. []
Masuk: 15 Jan 2012 (00:06 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi