| Serbi-serbi lainnya |
Pejabat-pejabat Amerika memberikan sedikit rincian tentang ancaman tersebut dan mengatakan pihaknya percaya ancaman ini melibatkan hingga tiga orang dan rencana meledakkan sebuah kendaraan berisi bom di Washington atau New York City. Walikota New York Michael Bloomberg mengatakan kepada para wartawan hari Kamis, menyikapi hal tersebut New York memperketat keamanannya.
"Ancaman tersebut pada saat ini belum bisa dipastikan. Saya ingin menegaskan hal tersebut. Informasi hal itu kredibel tetapi belum dapat dipastikan. Tetapi kita hidup dalam dunia dimana kita harus melihat berbagai ancaman ini secara serius, dan kita tentu serius akan hal ini," kata Michael.
Kepala Polisi New York City Komisioner Raymond Kelly mengatakan langkah-langkah pencegahan kota itu antara lain termasuk pemeriksaan kendaraan/ meningkatkan inspeksi tas di jaringan kereta bawah tanah dan menempatkan lebih banyak patroli anjing bahan peledak.
"Pusat perhatian akan ditingkatkan pada berbagai terowongan, jembatan dan infrastruktur lain secara umum/ demikian juga lokasi-lokasi strategis, tempat-tempat ibadah dan gedung-gedung pemerintah," paparnya.
Waktunya benar-benar sangat sensitif bagi kota New York, dimana kebanyakan kematian terjadi dalam serangan tahun 2001/ ketika para pembajak al-Qaeda menerbangkan dua pesawat komersil ke menara kembar World Trade Center.
Asisten Direktur FBI Wilayah New York Janice Fedarcyk tidak bersedia mengatakan apakah ancaman baru ini terkait al-Qaeda, tetapi menunjukkan adanya informasi tentang sejumlah rencana-rencana al-Qaeda baru-baru ini.
"Sebagaimana yang kami ketahui dari informasi inteljen yang dikumpulkan setelah penggerebekan Osama bin Laden/ al-Qaeda telah menunjukkan perhatian pada tanggal-tanggal dan peringatan-peringatan penting – seperti 911," ungkapnya.
Bukti yang dilaporkan terkumpul di kediaman Osama bin Laden setelah ia terbunuh bulan Mei lalu, menunjukkan ia telah mendorong operasi-operasi (militan-militan) al-Qaeda untuk menyerang Amerika pada saat atau sekitar tanggal 11 September.
Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama telah memerintahkan pihak yang berwenang menangani terorisme untuk "melipatgandakan" upaya-upaya mereka untuk menyikapi ancaman baru tersebut. Pihak berwenang juga menyerukan masyarakat luas untuk waspada. Tetapi Direktur Komite Keamanan Dalam Negeri Kongres di New York – Peter King – menghimbau warga Amerika untuk tidak bersikap terlalu berlebihan.
"Tidak perlu panik, tidak perlu merasa takut, tapi hal ini telah ditangani sangat serius – khusus menjelang 11 September," himbau Peter.
Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano pekan lalu mengatakan tidak ada "informasi kredibel" bahwa al-Qaeda atau afiliasi-afiliasinya merencanakan serangan di Amerika pada 11 September. Tetapi hari Kamis ia mengatakan, para agen inteljen telah mendapatkan lebih banyak "pembicaraan" di situs-situs teroris baru-baru ini.
Para pejabat Amerika mengatakan al-Qaeda sedang berjuang menghadapi masalah keuangan dan hilangnya sejumlah pemimpin-pemimpin berpengaruh. Tetapi mereka mengatakan kelompok ini ulet dan terus melanjutkan rencana terhadap Amerika. []
© KBR68H
Masuk: 10 Sep 2011 (13:02 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi