| Serbi-serbi lainnya |
Menurut Juru bicara kepolisian Shmuel Ben Ruby, polisi terpaksa menembakan gas air mata untuk membubarkan aksi warga yang bertindak anarkis. Selain itu Ruby jika para tetua warga di Yerusalem Timur juga membantu pihak kepolisian untuk menenangkan warga. Tidak ada korban tewas ataupun terluka dalam insiden ini.
Kondisi di Yerusalem Timur saat ini memang memanas, hal itu terkait dengan rencana Pemerintah Israel untuk membangun 1.600 pemukiman bagi warga Israel di daerah yang dianggap suci untuk agama Islam, Kristen dan Yahudi tersebut. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (16/3).
Pihak Israel sendiri menambah jumlah polisi di wilayah ini setelah Pejuang Hamas mendorong warga setempat untuk melakukan perlawanan terhadap Israel. Ajakan Hamas ini dilakukan setelah dibukanya kembali sebuah kuil suci umat Yahudi di wilayah Yerusalem Timur. [NO]
Masuk: 17 Mar 2010 (15:56 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi