| Serbi-serbi lainnya |
Bokova terpilih menjadi direktur Unesco setelah mengalahkan calon direktur lainnya dari Mesir, Farauk Husni. Pemilihan yang digelar di kantor pusat Unesco di Paris, Prancis itu, sampai memakan tiga kali putaran.
Housni adalah menteri kebudayan Mesir, sementara Bokova adlh diplomat yang juga mantan menteri luar negeri Bulgaria.
"Kemenangan saya atas sahabat saya dari Mesir bukan berarti saya memusuhi dunia Arab dan Islam," jelas Bokova.
Bokova mengaku, sebelum ia terpilih menjadi pucuk pimpinan Unesco, dirinya sering mengunjungi negara-negara Arab dan Muslim.
Ditambahkan Bokova, dunia Arab-Islam telah banyak memberikan sumbangan yang tak ternilai harganya bagi umat manusia.
"Peradaban Islam selalu memberikan kontribusi besar kepada umat manusia sepanjang zaman," terangnya. [EM]
Masuk: 05 Okt 2009 (13:20 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi