| ||
| Serbi-serbi lainnya | ||
Utusan khusus Amerika untuk dunia Islam itu bernama Farah Pandith. ''Dengan penuh rasa gembira, saya mengumumkan pengangkatan Farah Pandith menjadi utusan khusus Amerika Serikat bagi masyarakat Muslim,'' tutur Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, dalam pernyataannya.
Hillary mengungkapkan, Farah dipilih sebagai utusan khusus bagi dunia Islam, karena telah berpengalaman selama bertahun-tahun di bidang itu. ''Dia akan memainkan peranan penting dalam upaya Amerika Serikat untuk merangkul Muslim di seluruh dunia,'' ungkap Hillary.
Farah adalah seorang Muslimah Amerika yang berimigrasi ke negara adidaya itu sejak masih bayi pada tahun 1969. Ia merupakan keturunan Muslim yang berasal dari Srinagar, Jammu, dan Kashmir, India. Sebagai seorang Muslimah, karier Farah terbilang sangat moncer. Ia telah menempati sejumlah pos penting di Departemen Luar Negeri AS.
Menurut Farah, pengalamannya menempati sejumlah pos penting di Pemerintahan AS menunjukkan, betapa imigran Muslim pun bisa berhasil menyatukan dirinya ke dalam masyarakat Amerika. ''Saya belajar untuk menyeimbangkan kebanggaan terhadap warisan kebudayaan saya dan mengikatnya dengan nilai-nilai Amerika,'' tutur Farah.
Ia menamatkan studinya pada 1986 dari Milton Academy di Milton, Massachusetts. Saat duduk di bangku sekolah menengah pertama dan atas, Farah telah menunjukkan jiwa kepemimpinannya. Ia sempat menjadi wakil presiden di sekolahnya. Pada 1990, Farah meraih dua gelar dari Smith College di Northampton, Massachusetts dalam bidang psikologi dan pemerintahan.
Saat kuliah, jiwa kepemimpinannya kian terasah dengan menjabat presiden mahasiswa di kampusnya dari 1989 hingga 1990. Lima tahun kemudian, Farah menyabet gelar Master's in Law & Diplomacy (MALD) dari The Fletcher School of Law and Diplomacy pada Tufts University. Peradaban Islam dan Studi Keamanan Internasional merupakan bidang yang sangat dikuasainya.
Ia juga menguasai seluk beluk tentang kawasan barat daya Asia. Pada tesis masternya, Farah mengkaji tentang pemberontakan di Kashmir, India. Sebelum menduduki jabatan sebagai utusan khusus AS untuk dunia Muslim, Farah sempat menjadi penasihat senior untuk Asisten Menteri Luar Negeri bagi Eropa dan Eurasia pada Deplu AS. Ini merupakan jabatan pertama yang ada dalam sejarah Amerika.
Farah bertanggung jawab untuk merangkul komunitas Muslim di Eropa. Dari 2004 hingga 2007, Farah berkarier pada Dewan Keamanan Nasional di Gedung Putih. Tugasnya juga tak lepas dari membangun hubungan dengan dunia Muslim. Sebelum bertugas di Gedung Putih, Farah sempat bekerja di US Agency for International Development (USAID) dari 2003 hingga 2004. Saat bertugas di USAID, ia sempat menetap di Kabul, Afghanistan.
Sebelum bergabung di pemerintahan, Farah sempat menjadi wakil presiden International Business for ML Strategies, LLC, di Boston, Massachusetts. Pada 1990 hingga 1993, Farah juga sempat bekerja di USAID. Terpilihnya Farah sebagai utusan khusus Pemerintah AS bagi dunia Islam, mendapat sambutan dari Muslimah di Arab Saudi.
Omayma Saleh Serafi, anggota dewan Al-Salehat Holding, menilai, terpilihnya Farah sebagai langkah positif bagi Amerika untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan dunia Muslim. Seperti diberitakan Saudi Gazette, Hadeel Alabbasi, penulis buku anak-anak, juga memandang, Farah dapat menciptakan hubungan yang lebih baik antara AS dan dunia Islam.
Pengamat politik Islam pada Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Bachtiar Effendi, menilai, pengangkatan Farah sebagai utusan khusus AS bagi dunia Islam merupakan keputusan yang baik. "Langkah tepat yang diambil Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengangkat Farah Pandith tersebut, merupakan hasil konkret yang dibutuhkan Presiden Obama," kata Bachtiar seperti dikutip ANTARA.
Bachtiar juga berharap Farah bisa memperbaiki hubungan AS dengan dunia Islam, yang memburuk sejak terjadinya tragedi 11 September 2001. "Mudah-mudahan Pandith bisa memperbaiki hubungan AS dengan Masyarakat Islam di dunia saat ini," tuturnya. [Rep]
⇒ 02 Jul 2009 (12:24 UTC+07)










Komentar Pembaca
Diskusi