| ||
| Serbi-serbi lainnya | ||
Dalam pengamanan ketat, Mereka melakukan aksi protes persis di tempat masjid dan pusat komunitas Islam akan dibangun di Park 51, dua blok dari Ground Zero, sebuah monumen bekas dua menara kembar yang dihancurkan oleh kelompok Al Qaeda.
Aksi protes ini dilakukan oleh kelompok bernama umbrella group, sebuah kelompok yang anggotanya merupakan keluarga korban tragedi 9/11. Mereka di antaranya, petugas pemadam kebakaran, polisi yang tewas dalam 9/11 serta keluarga korban sipil lainnya. Mreka menentang pembangunan masjid yang menurut mereka bagian dari Islamisasi di Amerika.
Dalam melakukan aksinya ratusan warga ini menyanyikan lagu-lagu patriot, berorasi serta meneriakkan kata-kata "no mosque."
Kepala kelompok ini, Beth Gillinsky mengatakan kami yakin pembangunan masjid ini sebagai simbol bahwa mereka telah mengalahkan Amerika. "Kami tidak akan mengijinkan mereka membangun simbol itu di Ground Zero," ujar Gillinsky kepada Skynews online.
Dalam grup yang lebih kecil, pihak pendukung pembangunan masjid juga melakukan aksi protes. Salah seorang pendukung, Benjamin Silverman mengatakan mereka mendukung hak individu dalam menjalankan agamanya. "Dan kami ingin melawan apa yang saat ini dirasakan, rasa benci dan Islamophobia," kata Silverman.
Sebuah pengembang di New York mengumumkan rencana pendirian gedung 13 lantai sebagai pusat komunitas Islam yang dilengkapi masjid. Letaknya tak jauh dari Ground Zero, monumen bekas menara kembar WTC yang hancur setelah ditabrak pesawat yang dikendalikan teroris pada 11 September 2001
Presiden Barack Obama mendukung pendirian masjid di dekat Ground Zero, New York. Obama memahami ini sebuah masalah yang sensitif, sebuah masjid hendak berdiri di sekitar monumen peristiwa 9/11.
Namun, Obama menegaskan umat muslim memiliki hak yang sama dalam menjalankan agamanya. "Komitmen kita dalam menjaga kebebasan beragama tidak boleh tergoyahkan," ujar Obama saat berbuka puasa dengan umat muslim di Gedung Putih beberapa waktu lalu. Namun, lanjut dia, harus sesuai dengan hukum setempat.
Walikota New York, Michael Bloomberg juga mendukung rencana pembangunan masjid ini.
Namun, Gubernur negara bagian, David Patterson memberi alternatif lain bagi pengembang, dia menawarkan pembangunan masjid ini dipindah di lahan lain milik negara. []
© Tempo
⇒ 23 Ags 2010 (12:50 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi