| Serbi-serbi lainnya |
"Mayoritas pemerintahan di dunia menyadari bahwa Israel menduduki wilayah Palestina secara ilegal berdasarkan hukum internasional," kata badan gereja dalam konferensi tahunannya di Portsmouth.
Badan gereja selanjutnya akan menginstruksikan kepada seluruh Gereja Metodis di Inggris untuk menjalankan keputusan tersebut.
Gerakan tersebut ditempuh untuk menjawab panggilan dari Dewan Gereja-gereja Sedunia (WCC) yang mendorong dilakukannya divestasi atas Israel.
Tahun lalu, Gereja Metodis membentuk sebuah kelompok kerja yang bertugas untuk menghentikan pendudukan dan blokade atas Gaza.
Kelompok kerja ini menghasilkan laporan sebanyak 54 halaman berjudul "Perdamaian bagi Palestina dan Israel." Laporan ini dikecam oleh Badan Perwakilan Yahudi Inggris, Dewan Kristen dan Yahudi, serta Rabbi Kepala Inggris, Jonathan Sacks.
Badan Perwakilan Yahudi Inggris bersama-sama dengan Dewan Kristen dan Yahudi mengeluarkan pernyataan bersama menanggapi laporan kelompok kerja Metodis. Menurut dua lembaga ini, laporan tersebut akan berdampak pada hubungan baik antara Yahudi-Metodis. Mereka juga menuding bahwa laporan tersebut tidak akurat.
David Gifford, kepala eksekutif dari Dewan Kristen dan Yahudi, mengatakan bahwa ia menyesalkan laporan itu tidak disertai dengan argumen dari pihak Israel. [ ]
© Jerusalem Post
Masuk: 02 Jul 2010 (17:28 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi