| Serbi-serbi lainnya |
Nama Pdt Meyva dipastikan, setelah masuk surat DPD I PG Sulut yang dibacakan Plh Sekretaris DPRD Sulut, Hengky Malingkonor MM dalam gladi resik, Jumat (04/09) kemarin. Surat DPD Golkar itu menegaskan, bahwa PG meng-utus Pdt Meyva Salindeho-Lintang sebagai Ketua DPRD Propinsi Sulut sementara.
Sedangkan surat masuk kedua yakni dari PDIP, berisi tentang penunjukan Djenri Keintjem SH MH pada posisi wakil ketua DPRD sementara. Menariknya, sebelumnya PDIP menyatakan akan memajukan unsur politisi Muslim untuk posisi pimpinan dewan.
Terkait pembacaan surat tersebut, caleg terpilih utusan PG Sulut, Sherpa Manembu, turut memberikan tanggapan berupa dukungan atas penetapan Pdt Meyva sebagai Calon Ketua Sementara DPRD Propinsi Sulut oleh DPD I PG Sulut. “Golkar adalah partai yang taat aturan. Jadi kita harus tunduk, bukan tanduk,” ucapnya diplomatis.
Sementara itu, kepastian soal empat utusan partai yang akan mengisi kursi pimpinan DPRD definitif, sudah mulai mendapat titik terang. Sebab DPD I PG Sulut telah memastikan Pdt Meyva Salindeho-Lintang sebagai utusannya di kursi ketua, sedangkan DPD PDIP Sulut telah mengisyaratkan figur Islam (Benny Rhamdani) di posisi satu kursi wakil ketua.
Dengan demikian status Keintjem kemungkinan akan diganti Rhamdani nantinya. Sedangkan dua kursi wakil ketua lainnya yang merupakan hak dari Partai Demokrat (PD) dan Partai Damai Sejahtera (PDS), diprediksi kuat akan diisi oleh orang kepercayaan partai. John Dumais disebut-sebut sebagai figur yang bakal diutus PD, sementara Drs Arthur Kotambunan dipastikan akan kembali masuk di unsur pimpinan DPRD Sario. [Kom]
Masuk: 05 Sep 2009 (15:19 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi