| Serbi-serbi lainnya |
"Ini bukanlah pertanyaan 'Bisakah kamu?' melainkan pertanyaan 'Haruskah kamu?'" kata Dan Fisher, seorang pendeta di Trinity Baptist Church di Yukon. "Ini seperti mereka menyodokkan jari mereka ke matamu."
Nick Singer, koordinator kelompok atheis lokal yang bernama "Coalition of Reason," menerima dana sebesar US $ 5.250 dari mitra nasionalnya untuk mendirikan papan reklama tersebut di sepanjang Interstate 44, dekat Oklahoma State Fair, yang dibuka pada hari Rabu waktu setempat. Pesan yang tercantum di papan reklame tersebut berbunyi, "Tidak percaya Tuhan? Gabung dengan kelompok ini."
Papan reklame serupa juga berdiri di Arizona, Arkansas, California, Florida, Iowa, Lousiana, Michigan, Texas dan Washington.
"Papan reklame ini dirancang supaya mendapatkan sedikit jawaban, tapi tidak bermaksud untuk menghina secara langsung," kata Singer. "Ini hanyalah tanda bagi orang-orang yang berpikiran bahwa kami ada di sini."
Oklahoma dikenal sebagai negara bagian yang sangat religius. Selama liburan, para pemilik gedung pencakar langit di pusat kota memasang lampu malam hari berbentuk salib, yang bisa dilihat hingga jarak bermil-mil.
Di gedung pengadilan di pusat kota terdapat Sepuluh Perintah.
Para anggota dewan selalu memulai aktivitas mereka dengan berdoa bersama, yang dipimpin oleh "seorang pelayan hari ini," yang biasanya beragama Kristen.
Oklahoma City Thunder, salah satu tim NBA dari negara bagian itu, memulai setiap kontes mereka dengan doa yang dipimpin oleh seorang pendoa Kristen non-denominasi.
Bahkan, seorang anggota parlemen bermaksud mengubah moto negara bagian tersebut yang berbunyi "labor omnia vincit" (bekerja menyelesaikan segalanya) menjadi "In God we trust" (dalam Tuhan kita percaya).
Oklahoma juga banyak dihiasi dengan papan-papan reklame tentang Tuhan, yang intinya menyentuh kesadaran warganya untuk tetap percaya kepada Tuhan.
Kampanye kaum atheis ini merupakan sarana bagi kelompok atheis untuk mengekspresikan hak-hak mereka. Mereka bermaksud mengajak orang-orang atheis di negara bagian itu untuk tidak ragu menunjukkan eksistensi mereka, meskipun mereka hidup di negara bagian yang sangat religius.
Sejauh ini, tidak ada yang mempertanyakan hak konstitusi kaum atheis untuk mendirikan papan reklame tersebut. Tetapi, yang banyak dipertanyakan orang adalah seberapa banyak orang yang akan bergabung dengan kelompok ini.
"Orang-orang di sini, sebagian besar, masih terus memperhatikan kitab suci dan nilai-nilai alkitabiah yang tradisional," kata Paul Blair, seorang pendeta di Fairview Baptist Church di Edmond. "Jika liberalisme, jika Iblis sendiri, bisa membuat terobosan di Oklahoma, itu akan menjadi kemenangan besar (bagi mereka) untuk membunyikan sangkakala mereka di seluruh negeri."
Oklahoma adalah negara di peringkat kedelapan dengan prosentase penduduk yang mengaku beragama Kristen terbanyak (85 persen), berdasarkan survei penduduk 2008 di Amerika Serikat.
Namun, menanggapi pemasangan papan reklame tersebut, warga di negara bagian itu cenderung tidak bersikap emosional. Bagi mereka, siapapun yang punya gagasan, bisa dengan bebas untuk mengekspresikannya.
Meski begitu, ada sedikit kekuatiran menghantui tokoh-tokoh agama di negara bagian tersebut. Mereka tidak kuatir dengan kemunculan kelompok-kelompok atheis, tetapi kekuatiran utama mereka adalah jangan sampai muncul kelompok atheis yang fundamentalis.
"Fundamentalisme adalah musuh seluruh dunia, apapun yang mereka tekankan," kata Robin Meyers, pelayan senior di Mayflower Congregational Church di Oklahoma City, yang juga adalah profesor retorika di Oklahoma City University.
James Hale dari Church of the IV Majesties mengatakan bahwa kelompok Satanis telah memesan sebuah ruangan pertemuan di Oklahoma City Civic Center untuk mengadakan "ritual penghujatan."
Indikasi-indikasi inilah yang dianggap sebagai bahaya yang sesungguhnya oleh para pemuka agama di Oklahoma.
Menanggapi hal itu, Singer mengatakan bahwa kelompok mereka tidak ada hubungannya sama sekali dengan Satanisme.
"Kami tidak percaya padanya (Setan)," kata Singer. []
© Associated Press
Masuk: 12 Sep 2010 (18:17 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi