| Serbi-serbi lainnya |
Dalam jumpa pers hari Kamis, Hague menyebut rajam sebagai "hukuman abad pertengahan" yang tidak memiliki tempat di dunia modern. Ia mendesak Iran agar menghentikan eksekusi itu.Dia mengatakan, diteruskannya praktik semacam itu oleh Teheran menunjukkan "ketidakpedulian terang-terangan terhadap hak asasi manusia."Kelompok-kelompok HAM mengatakan pengadilan Iran awalnya memvonis Sakineh Mohammadi Ashtiani mengadakan hubungan "terlarang" pada tahun 2006. Mereka mengatakan ibu dua anak berusia 43 tahun itu telah dihukum cambuk 99 kali.
Human Rights Watch mengutip pengacara Ashtiani yang mengatakan bahwa ia khawatir eksekusi terhadap kliennya sudah di ambang pintu. Karena itu, mereka menyerukan agar Iran tak menjalankan eksekusi itu. [ ]
© Republika
Masuk: 10 Jul 2010 (13:10 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi