| ||
| Serbi-serbi lainnya | ||
Najjar menyebut pembunuhan itu sebagai " tindakan buta" agen intelijen Israel dan Amerika. Pejabat-pejabat Amerika mengatakan tuduhan Iran itu "tidak masuk akal".
Profesor fisika Massoud Mohammadi tewas 12 Januari saat sebuah bom meledak di luar rumahnya di Teheran. Mohammadi terang-terangan mendukung calon presiden dari kelompok oposisi reformis, Mir Hossein Mousavi dalam pemilihan presiden yang disengketakan bulan Juni.
Hasil pemilihan kontroversial itu memicu sejumlah demonstrasi besar-besaran, dan kalangan oposisi menuduh President Mahmoud Ahmadinejad berbuat curang supaya terpilih kembali. [voa]
⇒ 19 Jan 2010 (11:46 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi