| Serbi-serbi lainnya |
Kanal televisi satelit Al-Alam dan kantor berita Fars mengabarkan, insiden tersebut terjadi di kawasan perbatasan di bagian timur Iran. "Sistem pertahanan udara dan unit perang elektronik kami berhasil melacak dan menembak jatuh pesawat mata-mata tak berawak canggih RQ-170, setelah pesawat itu melanggar dengan singkat kawasan perbatasan di timur," tutur seorang sumber di militer Iran yang tak disebutkan namanya.
RQ-170 Sentinel adalah pesawat tak berawak (drone), yang dirancang khusus melakukan misi pengintaian. Pesawat, yang bentuknya mirip pesawat pengebom stealth B-2 Spirit ini, baru diakui keberadaannya oleh Angkatan Udara AS pada 2010, dan telah diterjunkan di medan perang Afganistan. Saking misteriusnya pesawat itu, sehingga sempat dijuluki "The Beast of Kandahar".
Menurut pejabat militer yang dikutip Fars, pesawat itu jatuh dengan kerusakan kecil, dan sekarang berada di tangan pasukan Iran. Menurut pejabat itu, pelanggaran batas wilayah udara Iran, dilakukan pesawat itu secara terang-terangan.
Januari lalu, Iran juga mengklaim telah menembak jatuh dua drones milik AS.
Iran saat ini sedang menghadapi tekanan dunia internasional, setelah laporan terbaru Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyebutkan negara itu dicurigai sedang mengembangkan senjata nuklir. Negara-negara Barat sangat mempercayai laporan IAEA ini, dan telah menerapkan serangkaian sanksi ekonomi yang lebih ketat.
Salah satu sekutu Barat, Israel, bahkan jelas-jelas mengungkapkan tak akan menyingkirkan opsi serangan militer ke berbagai fasilitas nuklir Iran. []
Masuk: 05 Des 2011 (01:47 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi