Login Anggota
Pengguna Facebook dapat login menggunakan tombol berikut:
Anggota TerbaruYosephine Yohanes• Andreas Rudi• Sabrina• Antonius Lamba• Hamba Allah• Fadhly Statistik • Situs ini telah dibuka sebanyak 3.659.540 kali • OS Anda: Tidak Dikenal • Browser Anda: Tidak Dikenal • IP Anda: 38.107.179.220 • Ini adalah kunjungan Anda ke 780 • Unique visitors: lebih ditail
Hak cipta berita ada pada situs sumber
Kirim Artikel ke Teman Anda
Anda ingin mengirimkan artikel berjudul "Jajak Pendapat: Warga New York Tolak Masjid Dekat Ground Zero" kepada teman Anda
Isi Artikel: Jajak pendapat di tingkat negara bagian menunjukkan para pemilih New York menolak pembangunan masjid di dekat tempat yang diserang teroris pada tahun 2001 di kota New York. Enam puluh tiga persen pemilih yang disurvei dalam jajak pendapat Sienna College menentang proyek ini, sementara 27 persen mendukungnya. Sepuluh persen lainnya abstain. Presiden Amerika Barack Obama telah membela hak kaum Muslim untuk membangun masjid itu sebagai bagian dari jaminan kebebasan beragama dalam Konstitusi Amerika. Tetapi ia mengatakan tidak akan berkomentar mengenai "kearifan" untuk melakukan hal ini. Jajak pendapat terbaru menunjukkan hampir dua per tiga warga kota New York juga beranggapan proyek ini dilindungi oleh Konstitusi Amerika, meskipun mereka menentang rencana tersebut. Jajak pendapat yang dipublikasikan CNN minggu lalu menunjukkan hampir 70 persen warga Amerika juga tidak menyetujui rencana pembangunan masjid itu. Masjid dan pusat kebudayaan yang akan didirikan itu berjarak kurang dari satu kilometer dari tempat yang disebut sebagai 'Ground Zero', dimana para pembajak al-Qaidah menabrakkan dua pesawat penumpang ke menara kembar World Trade Center. Obama Tak Menyesal Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia "tidak menyesali" komentarnya yang mendukung hak warga Muslim untuk mendirikan masjid di dekat tempat serangan teroris tahun 2001 di kota New York. Presiden Obama ditanya soal komentarnya tersebut hari Rabu, saat mengakhiri pembicaraan ekonomi dengan warga Ohio. Komentar Presiden Obama tentang usulan pembangunan masjid itu telah memicu kritik tajam dari kelompok Republik dan mereka yang menyatakan pusat kebudayaan Islam seharusnya tidak dibangun di dekat tempat dimana lebih dari 2.600 orang tewas oleh al-Qaidah. Presiden Obama kemudian mengklarifikasi bahwa ia mendukung "hak" untuk membangun masjid di dekat tempat tersebut, namun ia tidak akan berkomentar mengenai "kearifan" untuk melakukan hal itu. Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi hari Rabu mengatakan lokasi dimana masjid itu akan didirikan merupakan "keputusan lokal". Ia mengumandangkan komentar Presiden Obama bahwa kebebasan beragama merupakan hak konstitusional. Pelosi juga mendesak transparansi soal siapa yang akan mendanai pembangunan pusat Islam dan siapa yang membiayai kecaman atas pembangunannya. []
Nama Anda: Email Anda: Nama Teman Anda: Untuk mengirim kepada lebih dari satu orang, pisahkan dengan tanda koma contoh: Matthew, Mark, Luke, John Email Teman Anda: Untuk mengirim kepada lebih dari satu orang, pisahkan dengan tanda koma contoh: matt@domain.com, mark@domain.com, lk@domain.com, jhn@domain.com Pesan Anda: tag HTML yang diizinkan: <b><i><u><img><a><ul><li><ol>
Masukkan Kode yang ada di gambar: tanpa spasi dan semuanya terdiri dari angka (tidak ada huruf)
lihat semua
Kami membuka layanan Konseling untuk masalah pernikahan, pekerjaan, bisnis, dan berbagai persoalan kerohanian lainnya. Klik Di Sini
Anda ingin didoakan oleh Tim Doa kami?
Klik Di Sini
Dapatkan berita-berita terbaru dari situs ini langsung ke email Anda:
E-mail Anda:
Gabung ke mailing list (milis) kami