| Serbi-serbi lainnya |
Dalam laporannya hari Senin, The Times mengatakan dokumen teknis itu menjelaskan rencana untuk menguji inisiator neutron, sebuah komponen pemicu ledakan pada senjata nuklir.
The Times mengutip Kepala Institut Sains dan Keamanan Internasional yang bermarkas di Washington, David Albright yang mengatakan komponen itu tidak ada manfaat sipilnya. Ia mengatakan "ada indikasi sangat kuat" komponen itu akan digunakan untuk membuat senjata.
Iran berulangkali membantah tuduhan Barat bahwa pihaknya mencoba mengembangkan persenjataan nuklir berkedok program energi nuklir sipil.
Menteri luar negeri Amerika, Hillary Clinton hari Senin kepada wartawan menyatakan keprihatinan tentang ambisi nuklir Iran telah meningkat berkenaan dengan langkah-langkah terakhir negara itu. Ia menyebut pengakuan Iran tentang fasilitas nuklir barunya dekat kota Qoom, kegagalan Iran menyepakati tawaran pengayaan nuklir yang didukung PBB dan pengumuman bahwa Iran akan membangun lebih banyak fasilitas nuklir. [voa]
Masuk: 15 Des 2009 (12:57 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi