| Serbi-serbi lainnya |
Demikian seperti diberitakan harian asal Israel, Haaretz, Selasa. Masih menurut pakar tersebut, Iran mendapat bantuan teknis dari para ahli nuklir Rusia, Pakistan, dan Korea Utara.
Salah satu sosok penting nuklir Iran adalah Vyacheslav Danilenko. Dia mantan ilmuwan nukir Sovyet yang setidaknya sudah lima tahun membantu Iran. Informasi keterlibatan Danilenko di dapat dari David Albright, mantan inspektur senjata PBB yang juga Direktur LSM Institute for Science and International Security.
Laporan badan nuklir PBB itu bakal keluar paling lambat Selasa ini. Direktur IEAE, Yukia Amano, mendapat tekanan dari Rusia dan Cina untuk tidak menerbitkan seluruh isi laporan untuk menghindari krisis lebih lanjut. []
© Republika
Masuk: 09 Nov 2011 (00:23 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi