| Serbi-serbi lainnya |
Dalam percakapan telepon hari Sabtu (04/12/10), Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyatakan terima kasih kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas dukungannya.
Para pejabat Israel mengutip Netanyahu yang mengatakan tetangga memang harus saling membantu.
Kedua pemimpin belum pernah mengadakan kontak sejak akhir September, setelah pertemuan antara kedua belah pihak berakhir karena Netanyahu menolak menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi.
Kebakaran hutan terus meluas walaupun telah melibatkan bantuan asing.
Dinas pemadam kebakaran mengatakan kepada media Israel bahwa para petugas masih jauh dari langkah "memadamkan kebakaran secara menyeluruh."
Seruan bantuan
Paling tidak 41 orang tewas dalam kebakaran terbesar di Israel.
Sebagian besar korban adalah petugas yang bertolak dengan bis untuk membantu evakuasi tahanan dari penjara Damon. Bis itu terperangkap kebakaran di pegunungan Carmel.
Petugas dari Siprus, Yunani, Turki, Bulgaria, Yordania, Mesir dan Inggris juga turut membantu.
Amerika Serikat mengirimkan tim pakar, alat pemadam kebakaran dan berjanji menyediakan pesawat pemadam tambahan.
Netanyahu menelpon pemimpin Jerman, Norwedia, Finlandia, Belanda dan Belgia hari Jumat malam untuk meminta bantuan, menurut media Israel.
Radio Israel melaporkan 17.000 orang, termasuk tahanan, telah diungsikan dari daerah yang dilanda kebakaran.
Kebakaran terjadi hari Kamis lalu, dan diduga berawal di tempat pembuangan ilegal, kata para penyelidik. Namun tidak jelas apakah kebakaran itu disengaja atau tidak.
Kebakaran itu sejauh ini telah melalap 3.240 hektar hutan dan belukar.
Netanyahu menyebut kebakaran itu sebagai "bencana yang tidak pernah terjadi sebelumnya".
Media Israel mengkritik pemerintah yang disebut tidak siap menangani bencana.
Israel tengah mengalami musim kering terparah dalam 60 tahun ini. []
© BBC
Masuk: 05 Des 2010 (02:16 UTC+07)










Komentar Pembaca
Rekomendasi