| ||
| Serbi-serbi lainnya | ||
Ia mengatakan, penggunaan isu agama dalam politik merupakan cara berpikir buruk yang dapat mengancam demokrasi. Penggunaan isu agama sebagai alat politik untuk menghimpun dukungan publik juga dinilai tidak akan efektif dan tidak begitu berpengaruh dalam pemilihan presiden nanti. Dia mengatakan, politisasi agama dalam sejarah politik tidak akan meraih keuntungan, karena masyarakat Indonesia saat ini cukup paham dan tegas mana urusan politik serta agama, kata dia.
Isu agama dalam politik, kata dia, justru akan merendahkan demokrasi yang sedang dibangun. Munculnya isu perbedaan agama juga semakin menegaskan bahwa masih banyak elit politik di Indonesia yang berpikir diskriminatif. "Sekarang ini masyarakat mengutamakan kesejahteraan dan keadilan dan itu seharusnya menjadi hal utama dalam politik," ujarnya. Sementara kebebasan beragama, menurut dia, merupakan hak seluruh warga negara yang sudah menjadi hak perorangan. [Rep]
⇒ 30 Jun 2009 (20:40 UTC+07)










Komentar Pembaca
Diskusi